JAKARTAHYPE.COM - Program pengembangan kualitas pendidikan di Jawa Barat tengah digalakkan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Inisiatif ini menargetkan sejumlah SMA dan SMK untuk bertransformasi menjadi Sekolah MAUNG, singkatan dari Manusia Unggul.

Secara spesifik, implementasi program ini telah ditetapkan dan menyentuh total 28 SMA serta 13 SMK di seluruh wilayah Jawa Barat sebagai percontohan sekolah unggulan. Hal ini disampaikan langsung oleh pejabat sekolah terkait yang menjabat sebagai pelaksana tugas.

Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Tambun Selatan, H. Burhan, mengonfirmasi bahwa institusinya termasuk dalam daftar sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah MAUNG oleh pemerintah provinsi. Penetapan ini membawa implikasi signifikan terhadap mekanisme penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah tersebut.

"Sebanyak 28 SMA dan 13 SMK di Jawa Barat menjadi sekolah Maung," ujar H. Burhan, Plt Kepala Sekolah SMAN 2 Tambun Selatan kepada Swatantranews.com di ruang kerjanya.

"Dan SMAN 2 Tambun Selatan menjadi SMA MAUNG," lanjut H. Burhanudin, menegaskan status baru sekolah tersebut.

Akibat dari status baru ini, SMAN 2 Tambun Selatan tidak lagi menerapkan sistem zonasi seperti yang berlaku selama ini dalam proses PPDB. Sebagai gantinya, seleksi akan didasarkan pada prestasi akademik dan non-akademik siswa.

Namun, terdapat syarat utama yang wajib dipenuhi oleh semua calon pendaftar, yaitu harus memiliki Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan oleh Provinsi Jawa Barat. Hal ini menjadi gerbang utama bagi siswa yang ingin mendaftar di sekolah unggulan tersebut.

"Jadi, seluruh siswa sekolah yang memiliki KK Jawa Barat bisa mendaftar di SMAN 2 Tambun Selatan. Sekalipun sekolah SMP nya berada di Jakarta ataupun dari kota atau daerah lain di Jawa Barat," tegas H. Burhan.

H. Burhanudin menjelaskan bahwa penunjukan SMAN 2 Tambun Selatan sebagai sekolah MAUNG juga mempertimbangkan keberadaan sekolah lain di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, yakni SMAN 9 Tambun Selatan. Dengan adanya SMAN 9, penduduk sekitar SMAN 2 yang tidak tertampung dapat mendaftar di sana.