JAKARTA, JakartaHype.com – Pelatih kepala baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan bahwa keputusannya menerima tawaran menangani "Macan Kemayoran" bukan didasari oleh minimnya pilihan karier setelah meninggalkan kursi pelatih Tim Nasional Indonesia. Menurutnya, faktor emosional dan kecintaan mendalam terhadap Indonesia menjadi penentu utama.
Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa sebelum menjalin kesepakatan dengan Persija, ia sempat menerima beberapa proposal dari klub lain.
"Memang sebelum bertemu dengan owner Persija, ada tawaran tiga sampai empat klub, tetapi bukan tim Super League Indonesia," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Pusat, pada Senin (8/6/2026).
Pertemuan dengan Pemilik Persija Jadi Kunci
Meskipun memiliki opsi lain, keyakinan Shin Tae-yong untuk kembali berkarier di level klub Indonesia tumbuh setelah bertemu langsung dengan manajemen Persija. Pertemuan dengan pemilik klub tersebut menjadi momen krusial yang memantapkannya.
"Tetapi memang setelah meeting dengan owner Persija, saya semakin yakin dengan Persija," tambahnya.
Faktor emosional memainkan peran signifikan dalam pengambilan keputusan ini. Setelah lima tahun memimpin Timnas Indonesia (2020–2025), Shin Tae-yong mengaku telah membangun ikatan kuat dengan negara ini.
"Dan memang selama tinggal di Jakarta lima tahun, saya menjadi orang yang sangat cinta dengan Indonesia dan Jakarta," tutur Shin Tae-yong.
Ia menjelaskan bahwa selama berada di ibu kota, ia merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia yang meninggalkan kesan mendalam. Bahkan, ia menegaskan bahwa rasa cintanya pada Indonesia melebihi pertimbangan tawaran finansial atau karier lainnya.