JAKARTA, JakartaHype.com - Hubungan antara Salmafina Sunan dan mantan suaminya, Taqy Malik, kembali menjadi sorotan publik. Perseteruan ini kembali mencuat setelah istri Taqy Malik, Sherel Thalib, mengunggah pernyataan yang menyinggung isu masa lalu terkait penyebab perceraian sang suami.

Melalui unggahan di Instagram Story yang kemudian dibagikan ulang oleh Salmafina, Sherel mengungkapkan rasa risihnya terhadap narasi yang selama ini beredar di media sosial.

"Jujurly, risih juga lama-lama sama orang yang kemakan hoax media tentang masa lalu suami cerai perkara legging," tulis Sherel Thalib dalam unggahannya, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Menanggapi hal tersebut, Salmafina Sunan tidak tinggal diam. Ia memberikan klarifikasi sekaligus teguran terbuka kepada Sherel, sembari mengajak untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara pribadi agar tidak menjadi konsumsi publik yang simpang siur.

"Hai Kak @sherel_thalib, sini-sini kita cerita di DM, ibu saya kok saksinya bahwa itu menjadi salah satu permasalahan," tulis Salmafina Sunan sebagai balasan.

Salmafina menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat memulai konflik atau mengganggu rumah tangga mantan suaminya. Namun, ia merasa perlu untuk angkat bicara (speak up) karena isu tersebut kembali diungkit oleh pihak Sherel.

"Sudahlah, saya tidak pernah ganggu kamu dan rumah tanggamu, tapi kalau kamu begini, saya harus speak up," imbuh Salmafina.

Dalam pernyataan lainnya, Salmafina mengungkapkan bahwa selama ini ia berusaha menjaga sikap dan tetap menghargai kehidupan baru Taqy Malik. Ia mengaku selalu menunjukkan respek, termasuk mendoakan kebahagiaan rumah tangga mantan suaminya tersebut saat berkomunikasi. Namun, ia mengaku terkejut dengan situasi yang berkembang saat ini.

Persoalan ini berakar dari kejadian pada tahun 2017 silam, saat Salmafina dan Taqy Malik masih berstatus suami istri. Kala itu, Salmafina mengunggah foto mengenakan legging saat berada di pegunungan salju di Swiss, yang kemudian memicu teguran keras dari Taqy. Menurut versi Salmafina, insiden tersebut merupakan salah satu faktor pemicu keretakan rumah tangga mereka yang hanya bertahan selama tiga bulan.