Jakarta, JakartaHype.com - Siapa yang sering panik cari kunci motor padahal tadi baru dipegang? Atau bingung cari HP yang ternyata "nangkring" di meja makan tanpa ingat kapan naruhnya?
Kejadian kayak gini sering banget bikin kita kesal dan merasa diri kita pelupa atau ceroboh. Tapi tenang, ternyata ada penjelasan psikologisnya, lho. Menurut para ahli, kebiasaan naruh barang sembarangan bukan cuma soal nggak teliti, tapi ada hubungannya dengan cara kerja otak kita.
Dilansir dari Your Tango, ini dia alasan kenapa barang-barang kamu sering "berkelana" ke tempat yang nggak seharusnya:
1. Kamu Sebenarnya Orangnya Peduli
Banyak orang mikir kalau orang yang berantakan itu nggak peduli sama lingkungan. Tapi menurut studi dari University of Michigan, justru sebaliknya. Orang yang sering naruh barang sembarangan biasanya sadar kalau mereka punya kekurangan itu. Akhirnya, mereka berusaha menutupi "kekacauan" itu dengan jadi orang yang lebih baik dan lebih peduli dalam berteman. Jadi, mereka pengen banget membuktikan kalau mereka tetap pribadi yang asyik dan perhatian.
2. Tandanya Kamu Orang Kreatif
Meja kerja kamu berantakan? Jangan minder dulu! Studi di jurnal Psychological Science bilang kalau lingkungan yang agak berantakan itu malah bisa memancing ide-ide segar. Banyaknya barang di sekitar justru jadi rangsangan buat otak kamu untuk berpikir lebih kreatif dan inovatif dibanding di ruangan yang terlalu rapi dan kaku.
3. Sayang Banget Sama Barang Milik Sendiri
Kadang kita susah ngerapiin barang karena punya ikatan batin sama benda itu. Menurut penelitian tahun 2019, barang-barang kita sering dianggap sebagai bagian dari identitas diri. Jadi, mau buang atau mindahin barang yang sudah lama itu rasanya berat, seolah-olah kita lagi kehilangan kenangan atau bagian dari diri kita sendiri.