JAKARTAHYPE.COM - Presenter ternama Ruben Onsu dilaporkan telah mengambil keputusan serius mengenai masa depan ketiga anaknya di tengah isu perceraian yang sedang berjalan dengan Sarwendah. Langkah ini menandakan eskalasi dalam penyelesaian urusan rumah tangga mereka yang kini memasuki ranah hukum.

Pihak Ruben Onsu, melalui kuasa hukum mereka, Minola Sebayang, secara resmi menyatakan kesiapan untuk segera mengajukan gugatan hak asuh anak ke pengadilan. Keputusan ini merupakan hasil pertimbangan matang mengenai lingkungan tempat anak-anak mereka tinggal saat ini.

Keputusan drastis ini dipicu oleh adanya situasi yang dinilai kurang kondusif bagi perkembangan psikologis kedua putra mereka. Pertimbangan utama adalah memastikan lingkungan yang paling aman dan mendukung bagi tumbuh kembang anak-anak mereka.

Situasi ini diperparah oleh pengakuan yang disampaikan oleh putra sulung mereka, Betrand Peto, yang akrab disapa Onyo, melalui media sosial. Onyo sempat menyinggung adanya perlakuan yang tidak menyenangkan dan upaya provokasi terhadap dirinya.

Kekhawatiran akan dampak psikologis dari dinamika yang terjadi menjadi faktor penentu bagi Ruben untuk segera mengambil tindakan hukum terkait hak asuh. Hal ini menunjukkan prioritas utama sang ayah adalah perlindungan emosional anak-anak.

Minola Sebayang mengonfirmasi bahwa kliennya telah bulat dalam mengambil keputusan ini, menghilangkan keraguan mengenai langkah selanjutnya dalam proses perceraian. Proses persiapan dokumen gugatan kini sedang berjalan intensif.

"Sekarang sudah tidak perlu pertimbangan, Ruben sudah meminta kita untuk mulai mempersiapkan gugatan itu," kata Minola Sebayang dalam sesi wawancara virtual pada hari Minggu (14/6/2026).

Minola juga menambahkan bahwa persetujuan Ruben terkait gugatan hak asuh anak ini sudah ada sejak awal, dan kini tinggal menunggu proses administrasi hukumnya. "Soal gugatan hak asuh anak itu kan memang Ruben sudah (setuju). Artinya, sekarang lagi sedang dalam proses, ya," tambah Minola Sebayang.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak sedang memasuki fase baru dalam penyelesaian masalah rumah tangga mereka, dengan fokus utama tertuju pada nasib dan kesejahteraan anak-anak. Dikutip dari sumber berita, persiapan gugatan ini menjadi agenda utama kuasa hukum saat ini.