JAKARTA, JakartaHype.com – Presenter kenamaan Ruben Onsu akhirnya buka suara terkait keputusannya memeluk agama Islam. Dalam sebuah wawancara terbaru, Ruben membagikan kisah perjalanan spiritualnya, mulai dari alasan di balik keputusannya menjadi mualaf hingga tantangan yang ia hadapi dalam mempelajari keyakinan barunya.

Ruben menegaskan bahwa keputusannya untuk berpindah keyakinan tidak memiliki kaitan dengan proses perceraian yang dialaminya. Ia menyatakan telah resmi menjadi seorang muslim setelah proses hukum rumah tangganya selesai. Langkah ini diambil untuk menjaga marwah agama barunya agar tidak menjadi bahan spekulasi negatif terkait perpisahan tersebut.

"Kebetulan saya menjadi seorang muslim itu ketika saya sudah selesai bercerai. Jadi saya tidak mau agama dijadikan alasan atau bercerai gara-gara agama, bukan," ujar Ruben tegas sebagaimana dikutip dari Podcast Helmy Yahya pada Rabu (29/4/2026).

Keputusan besar ini mendapatkan respons positif dari keluarga, terutama sang putra, Betrand Peto atau yang akrab disapa Onyo. Onyo memberikan dukungan penuh dan mengamati perubahan positif pada diri ayahnya. Menurut Onyo, Ruben kini terlihat jauh lebih tenang dan religius setelah mendalami ajaran Islam.

Di usianya yang menginjak 43 tahun, Ruben mengakui bahwa belajar tata cara ibadah bukanlah hal yang mudah. Ia bahkan menempelkan tulisan panduan di berbagai sudut rumah untuk membantunya menghafal.

"Aku semua keran rumah itu aku kasih tulisan urutan wudu, karena daya ingat kita sudah tidak bagus. Doa tidur saja ada di tiga titik. Kalau melihat tulisan itu, baru ingat untuk berdoa sebelum tidur," ungkapnya jujur mengenai kegigihannya belajar.

Titik balik spiritual Ruben terjadi saat ia menghadapi berbagai masalah hukum dan bisnis. Merasa berada di titik terendah dan sulit memercayai manusia, Ruben memilih untuk berserah diri sepenuhnya di depan Ka'bah. Ia mengaku hanya ingin bersandar kepada Tuhan atas segala dosa dan beban hidup yang dipikulnya.

Selain kisah haru, terdapat cerita menarik saat Ruben menjalankan salat Id pertamanya. Ia sempat bernazar akan menumpang salat di rumah orang pertama yang menyapanya saat malam takbiran. Ternyata, sosok tersebut adalah sahabatnya sendiri, Ivan Gunawan.

Kini, Ruben Onsu mengaku memiliki perspektif hidup yang berbeda. Jika dahulu ia sangat ambisius mengejar kekayaan hingga membintangi sepuluh program sekaligus, kini ia lebih memprioritaskan rida Tuhan dalam setiap rezeki yang diterimanya. Bagi Ruben, ketenangan batin jauh lebih berharga daripada sekadar tumpukan materi tanpa keberkahan.