JAKARTAHYPE.COM - Industri perfilman terbesar di dunia, Hollywood, saat ini tengah menghadapi kekhawatiran signifikan terkait pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini diprediksi dapat berdampak besar, terutama dalam hal potensi pengurangan lapangan kerja serta pemotongan biaya produksi secara drastis.
Untuk merespons tantangan ini, sebuah perusahaan jasa produksi baru yang mendapatkan dukungan dari Amazon telah diluncurkan. Perusahaan yang bernama Innovative Dreams ini meyakini bahwa integrasi berbagai perangkat AI yang tersedia saat ini mampu menjadi solusi atas risiko yang dihadapi industri.
Innovative Dreams berfokus pada eksplorasi dunia visual melalui teknologi canggih. Mereka menggabungkan rekaman yang sudah ada dengan pemetaan penangkapan performa aktor ke dalam aset digital.
CEO perusahaan tersebut, Jon Erwin, menjelaskan bahwa teknologi yang mereka kembangkan ini dirancang untuk berjalan berdampingan dengan proses pembuatan film tradisional. Hal ini menegaskan bahwa tidak ada penggantian total yang dilakukan oleh perintah mesin terhadap peran manusia.
"Anda menggabungkan performa dengan bagian dari kostum [digital] yang disukai. Hal kerennya adalah performa aktor, kamera, dan pilihan lensa tetap tersampaikan," tambah Jon Erwin mengenai bagaimana teknologi tersebut mempertahankan nuansa artistik.
Erwin, yang juga merupakan pemilik dari studio produksi Wonder Projects, telah mengaplikasikan AI dalam proses produksi beberapa konten, termasuk adegan dalam karyanya yang berjudul House of David. Kini, Innovative Dreams akan memanfaatkan potensi AI bersama produksi virtual untuk menciptakan film dan acara televisi.
Keunggulan utama dari sistem baru ini adalah seluruh proses produksi dapat diselesaikan tanpa perlu keluar dari studio produksi milik perusahaan. Mereka mampu menciptakan lingkungan yang bervariasi hanya dari satu lokasi fisik.
Proyek perdana yang sedang digarap oleh Innovative Dreams adalah serial tiga bagian yang berjudul The Old Stories: Moses. Serial ini menampilkan aktor ternama Ben Kingsley dan seluruh proses pengambilannya dilakukan di dalam studio virtual.
Innovative Dreams berencana menampilkan aktor dalam 40 lokasi berbeda, serta memasukkan cuplikan visual dari berbagai belahan dunia ke dalam fasilitas produksi mereka. Sistem kerja revolusioner ini diklaim memangkas durasi produksi secara signifikan.