JAKARTAHYPE.COM - Pemerintah Republik Indonesia sedang gencar memperkuat infrastruktur digital di sektor transportasi darat, khususnya pada sistem pembayaran jalan tol. Fokus utama saat ini adalah kesiapan penuh implementasi sistem Multi Lane Free Flow (MLFF), atau yang dikenal sebagai tol nirsentuh.
Proses uji coba saat ini dilakukan secara menyeluruh, mencakup seluruh tahapan operasional. Mulai dari bagaimana pengguna mengunduh aplikasi pendukung hingga memastikan sistem pembayaran berhasil diterima oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) memegang peran sentral dalam mewujudkan visi tol tanpa henti ini. Mereka merupakan perusahaan teknologi yang bertanggung jawab mengembangkan, membangun, dan kini mengoperasikan sistem MLFF di Indonesia.
Teknologi yang diusung oleh RITS ini memanfaatkan Global Navigation Satellite System (GNSS) sebagai fondasi utama operasinya. Hal ini memungkinkan transaksi pembayaran tol berlangsung secara mulus tanpa perlu berhenti di gerbang tol.
CTO Roatex Indonesia Toll System, Radito Maulana Putra, memberikan informasi terkini mengenai kemajuan pengujian sistem MLFF tersebut. Pengujian ini merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan teknologi sebelum diluncurkan secara masif.
"Pengujian sistem MLFF dilakukan berkala dan terakhir pada Maret 2026 berhasil melakukan tes fungsional bersama BUJT dan siap untuk dilaksanakan," ujar Radito Maulana Putra. Pernyataan ini menegaskan bahwa fase uji coba telah mencapai titik keberhasilan signifikan.
Langkah ini menandai transformasi besar dalam pengalaman berkendara di jalan tol Indonesia, menjanjikan efisiensi waktu dan pengurangan kemacetan yang selama ini sering terjadi di gerbang tol konvensional.
Masyarakat kini dapat menantikan masa depan di mana perjalanan tol menjadi lebih lancar, sejalan dengan kemajuan teknologi yang dibawa oleh RITS.
Untuk mendapatkan detail lebih lanjut mengenai transformasi teknologi jalan tol RI melalui MLFF, informasi ini akan dibahas lebih mendalam dalam program Profit CNBC Indonesia.