JAKARTAHYPE.COM - Musisi sekaligus pesinetron muda, Syahravi, kini menghadapi tantangan serius terkait citra profesionalnya. Ia secara terbuka mengakui bahwa namanya telah terseret dalam sebuah sengketa hukum yang cukup mengganggu.
Permasalahan ini berpusat pada dugaan pelanggaran hak cipta yang dilaporkan oleh musisi senior Fariz RM. Objek sengketa yang menjadi sorotan adalah lagu berjudul "Diantara Kata," yang sempat dibawakan oleh Syahravi.
Syahravi menyatakan bahwa dampak utama dari kasus ini adalah kerugian signifikan pada aspek reputasi dirinya sebagai seorang pekerja seni. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa aktivitasnya di dunia panggung belum mengalami penghentian total.
"Meski hingga kini aktivitas manggungnya belum terdampak," ujar Syahravi, mengindikasikan bahwa sisi profesionalnya masih berjalan meski ada gejolak hukum. Hal ini menunjukkan ketahanan profesionalnya di tengah isu sensitif tersebut.
Namun, ia menyoroti bahwa tudingan yang menyertainya telah memicu pertanyaan dari berbagai pihak mengenai kredibilitasnya sebagai musisi. Hal ini menjadi beban psikologis dan profesional baginya.
Syahravi menegaskan bahwa niat awalnya saat menerima tawaran untuk membawakan lagu milik Fariz RM adalah murni sebuah penghormatan besar. Ia melihatnya sebagai sebuah kesempatan berharga dalam kariernya.
"Sebagai musisi yang telah berkarya sejak 2015, ia mengaku selalu mengedepankan karya orisinal dalam perjalanan kariernya," kata Syahravi, menekankan rekam jejaknya yang selama ini berfokus pada orisinalitas musik.
Ia ingin meluruskan bahwa keterlibatannya dalam proyek tersebut didasari oleh apresiasi terhadap karya maestro musik Indonesia. Keputusan tersebut diambil tanpa niat buruk sedikit pun terhadap hak cipta.
Dikutip dari sumber berita yang meliput perkembangan kasus ini, Syahravi berharap isu ini dapat segera terselesaikan dengan baik agar reputasinya dapat pulih sepenuhnya.