JAKARTAHYPE.COM - Setelah mengalami kekalahan 2-0 dari Inter Miami CF pada hari Rabu, Real Salt Lake (RSL) langsung kembali mempersiapkan diri untuk jadwal pertandingan mereka yang padat. Momen kekalahan ini terjadi setelah jeda singkat dari euforia kedatangan Lionel Messi dan Inter Miami yang baru saja menyelesaikan lawatan mereka.

Klub yang berbasis di Herriman ini dijadwalkan akan melakoni pertandingan selanjutnya pada hari Minggu melawan LA Galaxy, hanya berselang tiga hari dari laga sebelumnya. Realitas dari musim reguler MLS yang panjang dengan 34 pertandingan di liga yang berisi 30 tim menuntut fokus yang cepat beralih dari satu laga ke laga berikutnya.

RSL harus segera mengesampingkan kekalahan kandang pertama musim ini yang mengakhiri rentetan enam pertandingan tanpa kekalahan mereka akibat dua gol di babak kedua. Meskipun demikian, penampilan tim melawan Miami memberikan indikasi positif mengenai kemampuan mereka bersaing di level tertinggi liga.

Pertandingan tersebut membuktikan bahwa klub dari Wasatch Mountains ini mampu menyaingi tim papan atas seperti Miami, yang diperkuat oleh bintang-bintang seperti Lionel Messi, Rodrigo De Paul, dan Luis Suarez. Mereka bermain seimbang dengan sang juara bertahan hingga menit ke-80.

Gelandang RSL, Noel Caliskan, mengungkapkan pandangannya mengenai pertandingan tersebut setelah sesi latihan pada hari Jumat. "Saya pikir ini adalah pengingat lain bahwa kami bisa bersaing dengan tim-tim terbaik di liga ini," ujar Noel Caliskan.

Caliskan menambahkan bahwa meskipun menghadapi tim besar, fokus mental sangat diperlukan untuk melewati momen tersebut. "Jelas ini adalah pertandingan besar, tetapi saya pikir untuk mengatasinya, kita harus melihatnya sebagai pertandingan sepak bola biasa," tambahnya.

Dilansir dari berita terkait, ada juga aspek positif yang bisa diambil dari kekalahan kandang pertama RSL musim ini, terutama dengan performa cepat mereka di awal musim. Klub ini masih memiliki potensi untuk meraih trofi berkat kontribusi pemain kunci seperti Diego Luna, Zavier Gozo, dan kiper Rafael Cabral.

Salah satu aspek yang perlu ditingkatkan adalah penyelesaian peluang yang sempat mandek, seperti yang dialami oleh Sergi Solans yang sebelumnya mencetak lima gol dalam lima pertandingan sebelum tampil tanpa gol saat melawan Miami. Caliskan menekankan pentingnya sikap pantang menyerah dalam setiap kesempatan.

"Ini tentang menjadi gigih... dan tidak peduli dengan momen besar atau kesempatan yang ada," kata Noel Caliskan, merujuk pada mentalitas yang dibutuhkan tim ke depannya.