JAKARTAHYPE.COM - Menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh merupakan aspek fundamental dalam upaya pemeliharaan kesehatan jantung dalam jangka panjang. Peningkatan kadar kolesterol jahat, atau yang dikenal sebagai low-density lipoprotein (LDL), dapat meningkatkan risiko serius terhadap penyakit kardiovaskular dan gangguan pada sistem pembuluh darah.

Dilansir dari Medcom, seorang ahli bedah ternama asal Inggris yang juga aktif sebagai kreator konten kesehatan, Dr. Karan Rajan, telah mengungkapkan beberapa opsi makanan yang terbukti ramah bagi jantung dan efektif dalam mengelola profil lipid darah.

Rekomendasi utama yang disoroti oleh Dr. Rajan adalah konsumsi buah beri yang kaya akan polifenol, terutama antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan kuat. Zat-zat ini memiliki peran penting dalam melindungi dinding pembuluh darah dari kerusakan oksidatif yang sering dipicu oleh LDL.

Lebih lanjut, senyawa polifenol dalam buah beri disebut dapat menstimulasi peningkatan produksi asam empedu dalam tubuh. Proses biologis ini secara otomatis akan memaksa tubuh menarik lebih banyak kolesterol dari aliran darah untuk digunakan dalam sintesis asam empedu baru, yang pada akhirnya menurunkan kadar LDL.

Opsi makanan kedua yang direkomendasikan meliputi berbagai jenis biji-bijian seperti chia seed dan flaxseed, serta aneka kacang-kacangan yang memiliki kandungan lemak tak jenuh yang tinggi. Nutrisi ini bekerja dengan cara membatasi penyerapan kolesterol di area usus serta membantu mengurangi produksi lemak di organ hati.

Kacang-kacangan dan lentil juga menyumbang asupan serat yang sangat bermanfaat, karena serat tersebut dapat mengalami proses fermentasi di dalam usus. Fermentasi ini kemudian memicu pembentukan asam lemak rantai pendek yang dikenal mampu menekan sintesis kolesterol yang diproduksi di hati.

"Kacang-kacangan dan lentil mengandung serat yang dapat difermentasi, yang membantu memaksimalkan produksi asam lemak rantai pendek dan menurunkan sintesis kolesterol di hati," ujar Dr. Karan Rajan mengenai manfaat serat fermentatif tersebut.

Bahan pangan nabati seperti kacang dan lentil juga diklaim dapat meningkatkan aktivitas reseptor LDL pada tubuh. Hal ini membuat tubuh menjadi lebih responsif dan efisien dalam membersihkan kolesterol jahat yang beredar di dalam darah.

Oat menjadi penutup daftar makanan penting berkat kandungan beta-glukan, sejenis serat larut yang memiliki sifat prebiotik. Serat ini berperan membentuk lapisan kental menyerupai gel di saluran pencernaan yang berfungsi mengikat asam empedu sebelum dikeluarkan dari sistem ekskresi tubuh.