Jakarta, JakartaHype.com - Tren gaya hidup hemat atau frugal living kini semakin diminati sebagai solusi cerdas dalam mengelola keuangan pribadi di tengah ketidakpastian ekonomi. 

Salah satu inspirasi yang menarik perhatian datang dari praktik keseharian rumah tangga di Jepang, sebagaimana dibagikan oleh kreator konten Mako melalui kanal YouTube @mylifeasmako seperti dikutip JakartaHype dari laman CNBC Indonesia. 

Dalam unggahan terbarunya, Mako menekankan bahwa hidup hemat bukan berarti hidup dalam kekurangan atau bersikap pelit. Sebaliknya, frugal living adalah bentuk kesadaran penuh (mindfulness) dalam mengalokasikan dana agar tidak terbuang untuk hal-hal yang tidak esensial.

Mengadopsi Tradisi Kakeibo

Salah satu fondasi utama hemat ala Jepang adalah membuat aliran uang menjadi "terlihat". Mako menjelaskan bahwa banyak keluarga di Negeri Sakura yang masih setia menggunakan kakeibo, yaitu metode mencatat keuangan rumah tangga secara manual dengan pena dan buku.

"Dengan mencatat manual, seseorang bisa memahami secara mendalam ke mana saja uang mereka mengalir setiap bulannya," ujar Mako dalam videonya. Langkah ini kemudian diikuti dengan penyusunan anggaran bulanan yang ketat dan pemisahan kategori pengeluaran, mulai dari kebutuhan pokok hingga biaya hiburan.

Membalik Rumus Menabung

Hal menarik lainnya adalah pergeseran paradigma dalam menabung. Alih-alih menyisihkan sisa uang di akhir bulan, rumah tangga Jepang memprioritaskan tabungan di awal. Mako membagikan rumus sederhana yang lazim digunakan:

Pendapatan – Biaya Tetap – Tabungan = Pengeluaran Variabel