JAKARTAHYPE.COM - Putri Leonor, yang merupakan calon Ratu Spanyol, kembali menarik perhatian publik setelah serangkaian kegiatan pelatihan militernya yang intensif. Momen terbaru melibatkan penerbangan menggunakan pesawat tempur militer, menandakan keseriusannya dalam pendidikan pertahanan negara.

Keluarga kerajaan Spanyol baru-baru ini merilis video yang menampilkan Putri Leonor menerbangkan jet tempur F-5 sebagai bagian dari program pelatihannya. Program ini telah dijalani oleh sang putri selama tiga tahun terakhir, mencakup berbagai aspek pelatihan militer.

Secara spesifik, penerbangan tersebut dilakukan pada tanggal 22 April di Pangkalan Udara Talavera la Real, Badajoz. Putri Leonor menerbangkan pesawat tersebut bersama seorang instruktur dari Wing 23, yang bertujuan memberinya pemahaman langsung tentang proses pelatihan tingkat akhir.

Pihak kerajaan menjelaskan tujuan dari penerbangan tersebut dalam sebuah pernyataan resmi. "Pesawat tempur ini digunakan untuk pengajaran kursus Hunt and Attack," demikian isi pernyataan kerajaan mengenai penggunaan jet tempur F-5 tersebut.

Video penerbangan ini dirilis setelah kunjungan penting yang dilakukan Putri Leonor pada 5 Mei 2026. Saat itu, ia bersama para taruna tingkat empat mengunjungi Wing ke-14 Angkatan Udara dan Antariksa Spanyol di Pangkalan Udara Los Llanos, Albacete.

Sebelumnya, publik juga sempat terpesona ketika foto Leonor menerbangkan jet tempur F-5 tersebar, dengan gayanya disebut mengingatkan pada film populer "Top Gun." Ia juga telah menyelesaikan penerbangan solo pertamanya menggunakan pesawat Pilatus PC-21.

Putri Leonor adalah putri sulung dari Raja Felipe VI dan Ratu Letizia, menjadikannya pewaris pertama takhta Spanyol. Pendidikan militernya yang komprehensif meliputi pelatihan di darat, laut, dan udara selama tiga tahun terakhir.

Kesiapan Putri Leonor tidak berhenti pada penerbangan jet tempur; ia dikabarkan akan mencetak sejarah baru dalam keluarga kerajaan Spanyol. Ia dijadwalkan untuk mengikuti pelatihan terjun payung militer, sebuah langkah yang belum pernah dilakukan oleh anggota senior keluarga sebelumnya.

Menurut informasi dari El Español, baik ayahnya maupun kakeknya, Juan Carlos I, belum pernah menjalani latihan terjun payung militer tersebut. Hal ini menunjukkan komitmen sang putri untuk melampaui tradisi dalam persiapan dinasnya.