JAKARTAHYPE.COM - Malam penganugerahan bergengsi Best Eats by FoodieS 2026 baru-baru ini digelar, menjadi momen penting yang menyatukan para tokoh kunci dalam industri kuliner dan hospitality Indonesia. Acara ini berfungsi sebagai ruang perayaan atas pertumbuhan dinamis dunia dining di Tanah Air, yang terus didorong oleh inovasi, kreativitas, dan standar layanan yang tinggi.

Acara akbar tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemilik restoran, koki ternama, pelaku hospitality, hingga jurnalis dan tastemaker di sektor makanan dan minuman. Para tamu berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada restoran-restoran yang dinilai mampu memberikan pengalaman bersantap yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya.

Sorotan utama dari gelaran ini adalah pengumuman resmi daftar Top 100 Restaurants Indonesia, sebuah seleksi yang melalui proses penilaian yang sangat transparan melibatkan para pakar kuliner dan hospitality. Daftar prestisius ini diklasifikasikan ke dalam tiga segmen utama: Fine Dining, Upmarket Venues, dan Casual Dining, menandakan betapa luas dan beragamnya peta kuliner Indonesia saat ini.

Penghargaan ini diberikan kepada tempat-tempat makan yang menunjukkan keunggulan signifikan dalam aspek kualitas hidangan, konsistensi pelayanan, orisinalitas konsep, inovasi, hingga keseluruhan pengalaman bersantap yang ditawarkan. Beberapa pemenang terpilih juga berbagi kisah inspiratif mengenai perjuangan mereka membangun bisnis hingga mencapai pengakuan tertinggi tahun ini.

Salah satu kejutan manis datang dari Kindling Jakarta, yang baru beroperasi delapan bulan namun berhasil meraih apresiasi besar. "Tentu saja kami sangat senang karena ini bukan perjalanan yang mudah. Kami melewati banyak perjuangan sebelum akhirnya sampai di titik ini. Penghargaan ini sangat menginspirasi dan membuat kami ingin terus berkembang," ujar Letashia Narendran, Manajer Restoran Kindling Jakarta, sebagai pemenang Restaurant Of The Year.

Letashia Narendran turut menekankan bahwa penghargaan yang diraih bukanlah tujuan akhir dari perjalanan mereka, melainkan menjadi dorongan motivasi kuat untuk senantiasa menjaga standar kualitas restoran ke depannya.

Sementara itu, Chef Tan Kwang Aik dari Li Lian 鯉蓮, pemenang kategori Best New Opening, menyampaikan komitmen berkelanjutan terhadap kualitas pelayanan. "Kami masih sangat baru dan masih terus belajar. Setiap tamu yang datang selalu kami usahakan mendapat makanan dan pelayanan terbaik," kata Chef Tan Kwang Aik, Executive Chinese Chef di restoran tersebut.

Dikutip dari Medcom, para pemenang mengakui bahwa dinamika bisnis restoran di Jakarta memiliki tantangan tersendiri dibandingkan dengan Bali, yang lebih banyak mengandalkan kunjungan wisatawan asing. Restoran di ibu kota dinilai lebih mengandalkan hubungan personal karena berhadapan langsung dengan pelanggan tetap setiap hari.

Ryan Tedja, Executive Chef sekaligus pemilik Costa dan pemenang Chef Of The Year, menyoroti tekanan ekonomi yang dihadapi industri saat ini. "Kondisi ekonomi sangat berpengaruh ke bisnis restoran. Harga bahan baku naik, daya beli juga turun, jadi tantangannya memang besar," jelas Ryan Tedja.