JAKARTAHYPE.COM - PT Prodia Widyahusada Tbk dan PT Roche Indonesia secara resmi meluncurkan layanan My HPV-Test pada Senin, 25 Mei 2026, di Jakarta. Peluncuran ini merupakan langkah strategis untuk mempermudah proses skrining kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Layanan baru ini dirancang untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target eliminasi kanker serviks secara nasional pada tahun 2030 mendatang. Hal ini disampaikan sejalan dengan upaya peningkatan akses deteksi dini di seluruh lapisan masyarakat.

Layanan My HPV-Test menggunakan metode Real-Time PCR yang mampu mendeteksi keberadaan 14 jenis genotipe HPV berisiko tinggi, termasuk tipe 16 dan 18, yang dikenal sebagai pemicu utama kanker serviks.

Inovasi utama dari tes ini adalah metode pengambilan sampel yang dapat dilakukan secara mandiri (self-collection) menggunakan swab khusus. Metode ini bertujuan mengatasi berbagai hambatan yang sering dialami perempuan saat menjalani pemeriksaan konvensional, seperti rasa takut dan keterbatasan akses.

Akses terhadap layanan skrining ini juga telah diintegrasikan secara digital melalui aplikasi U by Prodia, memberikan kemudahan dan kepraktisan bagi pengguna dalam memesan kit dan mengakses hasil tes.

Liana Kuswandi, Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk, menekankan pentingnya kolaborasi dalam inisiatif ini. "Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap rencana aksi nasional yang mengedepankan kolaborasi pentahelix untuk mempercepat cakupan deteksi dini secara nasional," ujarnya.

Kerja sama dengan Roche Indonesia memastikan bahwa standar pemeriksaan, mulai dari pengambilan sampel di rumah hingga keluarnya hasil, tetap aman dan teruji secara medis. "Kami ingin pengalaman skrining menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang rutin dan memberdayakan. Bersama Roche Indonesia, kami menghadirkan layanan yang memungkinkan perempuan Indonesia memiliki akses langsung untuk mengontrol kesehatan mereka, mulai dari pemesanan kit melalui aplikasi U By Prodia, kenyamanan pengambilan sampel secara mandiri, hingga akses hasil yang cepat dan akurat," ungkap Liana Kuswandi.

Lee Poh Seng, Direktur Divisi Diagnostik PT Roche Indonesia, menyoroti pengakuan global terhadap efektivitas metode pengambilan sampel mandiri ini. "Inovasi self-collection Roche dianugerahi penghargaan Best Invention of 2024 oleh Time Magazine, yang menegaskan pengakuan global terhadap efektivitas dan dampak revolusioner inovasi ini dalam mentransformasi sistem skrining kesehatan perempuan di seluruh dunia," kata Lee Poh Seng.

Lee Poh Seng juga menggarisbawahi hasil uji coba yang sukses dilakukan sebelumnya di Surabaya bersama Kementerian Kesehatan, Jhpiego, dan Bio Farma. "Lebih lanjut dia menjelaskan, studi percontohan yang dilakukan bersama Kementerian Kesehatan, Jhpiego, dan Bio Farma di Surabaya menunjukkan bahwa 75% dari target perempuan berhasil melakukan pemeriksaan mandiri dengan akurasi sampel mencapai hampir 99%."