Jakarta, JakartaHype.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi hasil survei Time Out yang menempatkan Jakarta belum masuk dalam daftar 20 kota paling ramah bagi pejalan kaki pada 2026. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas dan pemerataan fasilitas pedestrian di ibu kota.

Pramono mengatakan, pembenahan trotoar dilakukan sebagai upaya mendorong masyarakat agar lebih gemar berjalan kaki sekaligus menerapkan gaya hidup sehat. Ia menilai, keberadaan jalur pedestrian yang nyaman dapat membuat warga lebih aktif beraktivitas di luar ruangan.

Ia menjelaskan, pembangunan trotoar saat ini tidak hanya dipusatkan di kawasan Sudirman-Thamrin maupun Kuningan. Pemprov DKI juga terus memperluas jaringan dan konektivitas jalur pedestrian ke berbagai wilayah Jakarta agar masyarakat memiliki akses yang lebih nyaman untuk berjalan kaki maupun berolahraga.

Selain itu, Pemprov DKI terus memperluas pelaksanaan Car Free Day di seluruh wilayah kota. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi kebiasaan masyarakat yang enggan bergerak serta mendorong lebih banyak warga untuk menjalani aktivitas fisik secara rutin.

Pramono berharap masyarakat Jakarta semakin terbiasa berjalan kaki, jogging, atau melakukan olahraga lainnya sebagai bagian dari rutinitas harian. Menurutnya, kebiasaan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Ia pun mengungkapkan bahwa dirinya rutin melakukan jogging maupun berjalan kaki. Karena itu, ia mengajak seluruh warga Jakarta untuk bersama-sama menerapkan gaya hidup yang lebih aktif demi menciptakan masyarakat yang lebih sehat.