JAKARTAHYPE.COM - Penyelenggaraan turnamen sepak bola akbar Piala Dunia 2026 kini hampir mencapai puncaknya dengan menyisakan pertandingan final. Namun, antusiasme global tampaknya belum sepenuhnya berimbas pada peningkatan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Amerika Serikat.
Data terbaru yang dirilis menunjukkan angka kunjungan internasional sepanjang bulan Juni 2026 hanya mengalami kenaikan tipis sebesar 0,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Padahal, fase grup turnamen tersebut berlangsung pada tanggal 11 hingga 27 Juni.
Penurunan justru tercatat berasal dari dua pasar utama yang menjadi sumber kedatangan wisatawan internasional terbesar bagi Amerika Serikat. Pasar Eropa menunjukkan angka penurunan sebesar 1,2 persen, sementara pasar Asia mengalami kemerosotan yang lebih signifikan yaitu 5,6 persen.
Informasi ini dihimpun berdasarkan data dari National Travel & Tourism Office (NTTO) yang berada di bawah naungan Departemen Perdagangan Amerika Serikat. Data ini memberikan gambaran mengenai tren pergerakan wisatawan internasional pasca dimulainya salah satu ajang olahraga terbesar dunia tersebut.
"Kunjungan internasional sepanjang Juni 2026 hanya naik 0,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," demikian kutipan data yang disampaikan, menggambarkan kondisi kurang menggembirakan bagi sektor pariwisata AS.
Lebih lanjut, data tersebut mengindikasikan adanya tren penurunan dari pasar Eropa. "Penurunan justru terjadi dari dua pasar utama, yakni Eropa yang turun 1,2 persen," ujar sumber data tersebut.
Situasi serupa juga dialami oleh pasar Asia, yang menunjukkan angka penurunan yang lebih mencolok. "dan Asia yang merosot 5,6 persen," tambahnya.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas penyelenggaraan Piala Dunia sebagai magnet pariwisata internasional bagi Amerika Serikat, setidaknya berdasarkan indikator kunjungan wisatawan mancanegara pada fase awal turnamen.
Pihak terkait mungkin perlu melakukan evaluasi mendalam mengenai faktor-faktor yang menyebabkan minimnya lonjakan kunjungan wisman, meskipun momen besar seperti Piala Dunia tengah berlangsung di negara mereka.