JAKARTAHYPE.COM - Desainer muda berbakat, Nabila Misha, kembali menunjukkan inovasi dan kreativitasnya di dunia fesyen Indonesia. Ia baru saja menggelar peragaan busana sekaligus secara resmi meluncurkan koleksi busana terbarunya di hadapan publik dan industri mode.
Acara peluncuran koleksi ini diselenggarakan dalam rangkaian Sedasa Rhapsody Summit. Koleksi terbaru yang diperkenalkan secara resmi oleh Nabila diberi nama 'Bloom Unlocked', yang merefleksikan inspirasi dari keindahan bunga yang sedang mekar.
Konsep 'Bloom Unlocked' juga melambangkan babak baru dalam perjalanan karier Nabila di industri fesyen, menandai semangat pertumbuhan dan pembukaan potensi dirinya. Menurut Nabila, nama koleksi ini memiliki makna mendalam terkait estetika visual yang menarik.
"Jadi koleksinya itu tentang Blook Unlocked. Bloom itu merupakan bunga yang mekar, sedangkan unlocked itu kunci yang mulai terbuka. Ini babak baru aku mulai berkarier, jadi Bloom Unlocked itu indah dilihat sehingga cocok untuk dipakai untuk apa saja," ucap Nabila saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (1/5).
Untuk memeriahkan peragaan busana tersebut, Nabila menunjukkan kemampuan kuratorialnya dengan menggandeng figur publik dari berbagai genre hiburan Tanah Air. Kolaborasi lintas genre ini menjadi salah satu daya tarik utama dari gelaran tersebut.
Para figur publik yang turut memeriahkan panggung meliputi Dewi Perssik dan Kris Dayanti yang mewakili industri musik, serta Wulan Guritno yang merepresentasikan dunia perfilman nasional. Selain itu, Amora Lemos ikut memeriahkan dengan mengenakan busana rancangan Nabila.
Dewi Perssik menyoroti keunikan kolaborasi antara generasi muda dan senior yang tercipta dalam peragaan busana Nabila Misha tersebut. Ia menganggap proyek ini sebagai inisiatif yang menarik dan berpotensi besar untuk masa depan.
"Jadi tadi mewakili penyanyi pop-nya tadi ada mimi KD, penyanyi dangdut ada Dewi Perssik, untuk pemain filmnya ada teh Wulan Guritno, terus untuk Gen Z ada Amora. Jadi semuanya itu kolaborasi yang unik dan menarik, dewasa dan anak-anak remaja," kata Dewi Perssik.
Dewi Perssik juga menambahkan bahwa perbedaan usia bukanlah penghalang dalam berkreasi, melainkan visi dan kreativitas yang menjadi penentu utama dalam sebuah kolaborasi fesyen. "Ini kolaborasi yang luar biasa, generasi muda bersama orang dewasa. Ini sesuatu yang menarik karena menurut aku in bukan masalah usia, tapi masalah visi dan kreatifitas," tutur Dewi Perssik.