Jakarta, JakartaHype.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi memulai babak baru dalam dunia pendidikan dengan menggratiskan biaya di 103 sekolah swasta. Kebijakan strategis ini menelan anggaran sebesar Rp253,6 miliar sebagai upaya memastikan seluruh anak di Jakarta mendapatkan hak belajar yang setara.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan perluasan dari layanan pendidikan gratis yang sebelumnya sudah dinikmati di seluruh sekolah negeri. Saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4), ia menegaskan bahwa komitmen ini akan terus ditingkatkan.
Fokus pada Kualitas SDM dan Kota Global
Pramono menjelaskan bahwa pendidikan adalah pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Hal ini sejalan dengan ambisi Jakarta untuk bertransformasi menjadi kota global yang memiliki daya saing tinggi di kancah internasional.
"Penggratisan sekolah swasta yang kita mulai dengan 103 sekolah ini diharapkan dapat mempersempit peluang adanya anak Jakarta yang putus sekolah hanya karena faktor ekonomi," jelas Pramono.
Optimisme Penambahan Kuota
Dukungan penuh dari DPRD DKI Jakarta menjadi angin segar bagi kelanjutan program ini. Pramono menyatakan optimismenya untuk menambah jumlah sekolah swasta yang masuk dalam program gratis ini di masa mendatang, termasuk mempertimbangkan sekolah-sekolah di bawah naungan madrasah.
Penambahan tersebut nantinya akan sangat bergantung pada kondisi ruang fiskal atau ketersediaan anggaran daerah.
Integrasi Bantuan Pendidikan