JAKARTAHYPE.COM - Aktivitas mendaki Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan metode tektok atau pulang pergi dalam satu hari tanpa menginap kini telah mendapatkan izin resmi untuk dilaksanakan. Keputusan ini memberikan alternatif bagi para pendaki yang ingin menikmati panorama alam Rinjani tanpa perlu berkemah.
Namun demikian, izin ini bukanlah berlaku untuk semua kalangan pendaki yang ingin mencoba jalur tersebut. Terdapat kriteria dan persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh setiap individu yang berminat melakukan pendakian kilat ini.
Pihak pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) secara spesifik mengarahkan kebijakan ini kepada kelompok pendaki tertentu. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan integritas pendakian di salah satu gunung tertinggi di Indonesia tersebut.
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR, Astekita Ardiaristo, menjelaskan bahwa pendakian tektok ini idealnya dikhususkan bagi para atlet lari lintas alam atau trail run. Selain itu, pendaki umum yang memiliki rekam jejak pengalaman dan kemampuan fisik prima juga dapat dipertimbangkan.
Astekita Ardiaristo menambahkan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah untuk memberikan kejelasan mengenai prosedur perizinan. Ini sangat penting bagi mereka yang ingin menggunakan jalur Rinjani sebagai area latihan rutin mereka.
"Sebenarnya bukan membuka pendakian tektok, tetapi untuk memperjelas perizinan bagi teman-teman yang latihan trail run di Gunung Rinjani dan juga bagi yang memiliki pengalaman dan kemampuan tentunya," kata Astekita, akhir pekan lalu.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa izin ini lebih bersifat penataan regulasi bagi segmen pendaki spesialis, bukan pembukaan umum bagi pendakian satu hari tanpa batasan kualifikasi. Hal ini menunjukkan komitmen pengelola terhadap standar keamanan pendakian.
Dilansir dari detikBali, kebijakan ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan para pelari dan pendaki berpengalaman yang ingin memaksimalkan waktu kunjungan mereka di kawasan konservasi tersebut. Semua persyaratan teknis harus dipenuhi saat proses registrasi pendakian.