JAKARTAHYPE.COM - Pemerintah Kabupaten Nganjuk memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat dalam menyelenggarakan pelatihan intensif. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kompetensi jurnalistik serta produksi konten video bagi para pendidik di wilayah tersebut.

Pelatihan yang dimaksud adalah Diklat Jurnalistik dan Bimbingan Teknis Produksi Konten Video, yang secara resmi telah terselenggara beberapa waktu lalu. Acara penting ini dilaksanakan bertempat di Aula SMPN 2 Nganjuk, menandai langkah strategis dalam pengembangan dunia pendidikan lokal.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menilai bahwa kegiatan ini memiliki peran yang sangat krusial dalam upaya memajukan sektor pendidikan di Kabupaten Nganjuk. Tujuannya jelas, yaitu membekali para guru dan seluruh tenaga kependidikan dengan kemampuan membuat konten digital.

Kegiatan ini juga bertujuan agar para pendidik mampu mengelola akun media sosial yang dimiliki oleh institusi pendidikan masing-masing. Hal ini sejalan dengan perkembangan zaman yang menuntut adaptasi teknologi dalam komunikasi publik.

"Kegiatan ini adalah untuk membekali para guru dan tenaga kependidikan membuat konten-konten dan mengelola akun media sosial," ujar Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati, pada hari Kamis, 30 April.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa pemanfaatan media digital memiliki dua sasaran utama yang sangat penting bagi kemajuan sekolah. Tujuan pertama adalah untuk keperluan promosi sekolah secara efektif kepada masyarakat luas.

"Tujuannya satu untuk promosi sekolahannya, yang kedua untuk mengeksplor dunia pendidikan. Saya pikir ini sangat bagus," tambahnya mengenai manfaat pelatihan tersebut, sebagaimana dilansir dari KabarBaik.co.

Kang Marhaen juga menyoroti hubungan kemitraan yang telah terjalin erat antara Pemkab Nganjuk dengan PWI Nganjuk. Kolaborasi di bidang jurnalistik dan publikasi ini dinilai telah berjalan dengan sangat baik dan saling menguatkan.

Hubungan kemitraan ini menunjukkan sinergi antara organisasi profesi wartawan dengan pemerintah daerah dalam mendukung transparansi dan kemajuan informasi publik, khususnya di sektor pendidikan.