JAKARTAHYPE.COM - Pelaksanaan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha merupakan salah satu ritual penyembelihan hewan yang memiliki kedudukan sangat penting dalam syariat Islam. Ibadah ini memiliki nilai spiritual mendalam bagi umat Muslim yang menjalankannya.

Namun, proses penyembelihan hewan kurban tidak boleh dilakukan secara sembarangan tanpa memperhatikan kaidah yang telah ditetapkan. Pelaksanaan harus mengikuti aturan dan syarat-syarat yang telah digariskan dalam ajaran Islam.

Salah satu aspek krusial dalam tata cara penyembelihan adalah anjuran untuk membaca doa dan zikir sebelum proses pemotongan dilakukan. Tujuan utama pembacaan doa ini adalah memohon agar ibadah kurban yang dipersembahkan diterima dengan baik oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Doa khusus penyembelihan kurban dianjurkan untuk dibacar tepat ketika hewan kurban sudah dalam posisi berbaring dan siap untuk disembelih oleh orang yang memegang pisau tajam. Doa ini menjadi penanda dimulainya ritual penyembelihan yang sah.

Doa utama yang umum dibacakan sebelum hewan disembelih berbunyi: "Allahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya kariim." Doa ini memiliki makna mendalam bagi pekurban.

Artinya, doa tersebut diterjemahkan sebagai permohonan: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."

Bacaan doa di atas secara spesifik ditujukan bagi pekurban yang melaksanakan penyembelihan hewan kurbannya sendiri. "Bacaan doa ini dikhususkan bagi pekurban yang menyembelih hewan kurbannya sendiri," demikian disampaikan dalam panduan pelaksanaan ibadah tersebut.

Apabila proses penyembelihan diwakilkan kepada orang lain, maka penyembelih dianjurkan untuk melakukan sedikit penyesuaian pada lafal doa. Penyembelih cukup mengganti kata 'minni' menjadi nama pekurban yang diwakili, misalnya dengan menyebut 'min Udin'.

Selain doa penyembelihan utama, umat Muslim juga dianjurkan untuk melafalkan beberapa bacaan zikir dan shalawat saat proses penyembelihan berlangsung. Bacaan tambahan ini dapat dilafalkan setelah doa inti penyembelihan kurban selesai dibacakan.