JAKARTAHYPE.COM - Dalam perspektif ajaran Islam, praktik sihir dan santet dipandang sebagai perbuatan tercela yang melibatkan bantuan kekuatan setan untuk menimbulkan kerugian pada sesama manusia.

Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memperkuat benteng spiritual diri dengan meningkatkan kualitas doa, berzikir, serta rutin membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an sebagai bentuk permohonan perlindungan langsung kepada Allah SWT.

Salah satu rekomendasi amalan yang sering ditekankan oleh para ulama dari berbagai mazhab, seperti Syafi'i, Hanafi, Maliki, hingga Hanbali, adalah mengamalkan ayat-ayat perlindungan sebelum beristirahat di malam hari.

Amalan ini juga mencakup upaya memperbanyak aktivitas zikir dan ibadah lainnya di dalam lingkungan rumah sebagai sarana menjaga kesucian tempat tinggal.

Ayat Al-Qur'an yang secara spesifik sering dianjurkan untuk diamalkan demi mendapatkan perlindungan adalah Ayat Kursi, yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah ayat ke-255.

Ayat tersebut menegaskan keesaan Allah SWT, kekuasaan-Nya yang meliputi semesta, serta penegasan bahwa Dia Maha Hidup dan tidak pernah mengantuk atau tertidur dalam memelihara makhluk-Nya.

Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dengan nomor 2311 memuat pernyataan Rasulullah SAW mengenai keutamaan ayat ini. "Siapa yang membaca Ayat Kursi pada malam hari, maka akan dijaga oleh Allah dan tidak akan didekati oleh setan hingga waktu pagi," ujar Abu Hurairah RA meriwayatkan sabda Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan Ayat Kursi sebagai pelindung diri ini menjadi landasan kuat bagi kalangan Ahlus Sunnah dalam mengamalkan bacaan tersebut setiap malam.

Selain Ayat Kursi, Rasulullah SAW juga secara eksplisit menganjurkan pembacaan Al-Mu'awwidzatain, yaitu Surah Al-Falaq dan Surah An-Nas, sebelum umat Muslim memejamkan mata untuk tidur.