JAKARTAHYPE.COM - Kompetisi kelas Moto3 pada ajang Grand Prix Prancis tahun 2026 menghadirkan tantangan tersendiri bagi pembalap muda, Brian Uriarte. Ia dijadwalkan untuk memulai balapan dari posisi grid yang kurang ideal, namun tetap menunjukkan optimisme tinggi.
Uriarte akan memulai perlombaan dari barisan start tepat di belakang pembalap Veda, yang mengindikasikan persaingan ketat di lintasan Sirkuit Le Mans. Meskipun demikian, pembalap tersebut telah menyiapkan strategi matang untuk mengamankan hasil maksimal di akhir pekan balap ini.
Perlombaan ini merupakan bagian penting dari kalender musim 2026, di mana setiap poin sangat berarti bagi perkembangan karier para pembalap muda di kelas ringan tersebut. Persiapan teknis dan mental menjadi kunci menghadapi tekanan balapan di sirkuit Eropa.
"Saya benar-benar merasa percaya diri dengan motor kami, meskipun kami harus memulai dari posisi di belakang Veda," ujar Brian Uriarte.
Uriarte menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah bagaimana ia dapat memaksimalkan potensi motornya sejak lampu hijau dinyalakan. Ia menekankan pentingnya menjaga ritme dan tidak terburu-buru di awal perlombaan.
"Kami harus tetap tenang di awal dan memastikan kami tidak kehilangan banyak waktu di lap-lap pembuka," kata Brian Uriarte.
Ia juga menyatakan bahwa tim telah bekerja keras untuk memastikan motor berada dalam kondisi prima untuk menghadapi panjangnya seri balapan di Prancis tersebut. Kepercayaan pada setup motor menjadi salah satu pilar utama optimisme pembalap tersebut.
"Semua berjalan sesuai rencana dalam sesi latihan, dan kepercayaan diri saya terus meningkat menjelang hari perlombaan," ungkap Brian Uriarte.
Uriarte bertekad untuk segera memberikan tekanan pada pembalap di depannya, termasuk Veda, begitu bendera start dikibarkan. Ia melihat peluang untuk naik posisi secara signifikan selama jalannya balapan.