JAKARTAHYPE.COM - Musisi sekaligus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi X, Once Mekel, secara konsisten terus menyerukan pentingnya seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat fondasi persatuan bangsa Indonesia.
Aktivitas ini diwujudkan melalui penyelenggaraan acara penting yakni Giat Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang baru-baru ini dilaksanakan olehnya. Acara tersebut bertempat di Gedung GBN Pejompongan, yang berlokasi di wilayah Jakarta Pusat.
Dalam agenda sosialisasi tersebut, pelantun hits "Dealova" ini secara khusus mengundang serta melibatkan partisipasi dari kalangan Generasi Z yang berasal dari berbagai penjuru wilayah Jakarta. Hal ini menunjukkan fokusnya pada edukasi generasi penerus.
Sebagai seorang legislator yang memiliki tanggung jawab di sektor pendidikan, kebudayaan, pemuda, dan olahraga, Once Mekel secara spesifik memaparkan keterkaitan erat antara tingkat kesejahteraan sosial masyarakat dengan esensi fundamental pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia mengingatkan para audiens yang hadir mengenai perjalanan sejarah yang panjang dalam pembentukan bangsa Indonesia, mulai dari identitas kesukuan yang beragam hingga akhirnya menjadi negara yang berdaulat penuh.
Dikutip dari acara tersebut, Once Mekel menekankan pentingnya mengingat kembali akar sejarah bangsa dalam konteks bernegara saat ini. Ia menyampaikan bahwa pembentukan negara sejatinya bertujuan untuk perlindungan diri dan menjamin kesejahteraan bersama.
"Secara teori, dalam sejarah, orang membuat negara untuk melindungi diri sendiri dan memastikan kesejahteraan bersama-memastikan keselamatan pangan dan terlindungi dari pihak lain yang merasa lebih kuat," tegas Once Mekel dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa modal sejarah dan prinsip-prinsip yang merupakan 'perjanjian suci' pendirian bangsa ini tidak boleh dilupakan oleh seluruh warga negara.
"Negara kita ini penuh dengan perjuangan berat. Kita perlu mengingat modal sejarah kita dan juga prinsip-prinsip 'perjanjian suci' negara ini yang tidak boleh kita lupakan. Kalau kita lupakan, negara ini bisa tidak ada lagi," ujar Once Mekel.