JAKARTAHYPE.COM - Kemenangan tipis Manchester United atas Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris menyisakan sebuah momen yang cukup mencuri perhatian publik sepak bola. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan Setan Merah.

Duel krusial ini tersaji di markas Chelsea, Stamford Bridge, pada Minggu (19/4/2026) dini hari WIB. Hasil akhir ini memastikan The Blues harus menelan kekalahan di hadapan pendukung mereka sendiri.

Gol semata wayang yang menentukan kemenangan Manchester United dicetak oleh penyerang Matheus Cunha. Sang pemain berhasil menjebol gawang Chelsea pada menit ke-43 babak pertama.

Alejandro Garnacho sendiri masuk ke dalam lapangan sebagai pemain pengganti dalam pertandingan tersebut. Keputusan ini diambil menyusul cedera yang dialami oleh rekan setimnya, Estevao.

Garnacho baru dipercaya bermain menggantikan Estevao setelah sang pemain terpaksa harus ditarik keluar pada menit ke-16. Pergantian pemain ini tentu mengubah dinamika permainan Manchester United di awal laga.

Menariknya, ketika Garnacho memasuki lapangan hijau, ia justru disambut dengan ejekan dari para pendukung Manchester United yang hadir sebagai tim tamu. Para suporter yang melakukan away day tersebut menunjukkan ketidakpuasan mereka.

Setelah peluit panjang dibunyikan dan kemenangan diamankan, perhatian publik justru tertuju pada perilaku para pemain Manchester United terhadap Garnacho. Situasi ini menjadi sorotan utama pasca-pertandingan.

Sebuah fakta mengejutkan terungkap bahwa tidak ada satu pun dari mantan rekan setim Garnacho yang terlihat bersedia memberikan jabat tangan kepadanya setelah laga usai. Kejadian ini menimbulkan spekulasi tentang hubungan internal tim.

Dikutip dari sumber berita terkait, terungkap bahwa "Tak ada satu pun mantan rekan setimnya yang mau berjabat tangan usai laga!" ketika Chelsea tumbang dari Manchester United. Hal ini terjadi setelah laga di Stamford Bridge.