JAKARTAHYPE.COM - Banyak masyarakat di Indonesia masih memiliki pandangan bahwa upaya menjalani program diet sehat selalu menuntut pengeluaran besar. Anggapan ini seringkali dikaitkan dengan konsumsi makanan premium di kafe atau restoran tertentu.

Padahal, pandangan bahwa diet harus selalu mahal, seperti mengonsumsi salad impor atau biji-bijian quinoa, tidak sepenuhnya akurat dan perlu diluruskan. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa menu sederhana pun dapat mendukung tujuan kesehatan seseorang.

Pertanyaan mendasar muncul mengenai di mana letak penentu utama kualitas nutrisi sebuah makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat. Hal ini menjadi fokus utama dalam diskusi mengenai pola makan sehari-hari.

Menanggapi hal ini, seorang pakar di bidang nutrisi telah memberikan pandangan yang jelas mengenai kriteria makanan sehat. Menurutnya, lokasi pembelian makanan bukanlah indikator utama kesehatan suatu hidangan.

Spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, secara spesifik menjelaskan bahwa faktor penentu apakah makanan itu sehat atau tidak terletak pada dua hal penting. Dua elemen tersebut adalah pilihan menu yang diambil dan seberapa besar porsi yang disajikan.

"Yang menentukan sehat atau enggaknya bukan nama tempatnya, tapi apa yang kita ambil di piring," ujar dr Yaze, menekankan fokus pada komposisi hidangan.

Pernyataan ini menyiratkan bahwa seseorang yang makan di warung makan sederhana pun bisa menerapkan prinsip diet sehat asalkan cerdas dalam memilih lauk pauk dan sayuran yang tersedia. Sebaliknya, makanan mahal pun bisa menjadi tidak sehat jika dikonsumsi dalam porsi berlebihan atau mengandung lemak tinggi.

Dilansir dari sumber berita terkait, penekanan ini menggeser fokus dari stigma sosial terkait tempat makan menuju kesadaran individu dalam menentukan asupan nutrisi harian mereka. Ini membuka peluang bagi semua kalangan untuk hidup sehat tanpa terbebani biaya tinggi.

Oleh karena itu, masyarakat didorong untuk lebih kritis terhadap isi piring mereka, terlepas dari apakah makanan tersebut dibeli di warung pinggir jalan atau gerai makanan premium. Prinsip kesadaran porsi dan nutrisi adalah kuncinya.