JAKARTAHYPE.COM - Kabar duka menyelimuti industri kecantikan global setelah meninggalnya eksekutif senior dari merek kosmetik ternama, Estée Lauder, Kendal Ascher pada usia 56 tahun. Kematian eksekutif tersebut menjadi sorotan utama karena adanya dugaan keterkaitan dengan prosedur kecantikan yang baru ia jalani.

Menurut informasi terbaru yang beredar, Kendal Ascher menghembuskan napas terakhirnya di kediamannya yang mewah di apartemen setelah menjalani prosedur suntik filler. Penyebab kematiannya secara medis disebut-sebut berhubungan dengan prosedur kosmetik tersebut.

Pemeriksa medis mengonfirmasi bahwa kematian Kendal Ascher disebabkan oleh gagal napas akut yang dipicu oleh kondisi emboli paru. Kondisi ini diduga kuat berhubungan dengan adanya benda asing dalam tubuhnya, yang mana Kendal diketahui baru saja menerima suntikan filler kosmetik, demikian disampaikan oleh NYPost.

Kendal Ascher meninggal dunia di pelukan suaminya, William Howe, sesaat setelah ia mengeluh merasa pusing. Peristiwa tragis itu terjadi sangat cepat, hanya dalam hitungan detik.

Suami Kendal, William Howe, mengungkapkan keterkejutannya kepada Daily Mail karena ia tidak mengetahui bahwa mendiang suaminya yang menjabat sebagai wakil presiden di perusahaan kecantikan tersebut baru saja menjalani prosedur filler. Namun, William membenarkan bahwa mereka sempat menjalani suntik Botox sekitar lima bulan sebelum kejadian tragis ini.

William Howe menceritakan momen detik-detik terakhir pasangannya yang baru dinikahinya selama empat bulan tersebut. "Ini sungguh sangat menyedihkan. Aku menyaksikannya, itu terjadi seketika. Penyebabnya adalah hal sekunder," ujar William Howe.

Ia menambahkan bahwa Kendal tiba-tiba merasa lemas pada pagi hari saat berusaha berpindah dari kamar mandi menuju kamar mereka. Setelah mandi, Kendal sempat duduk karena merasa pusing, namun saat hendak berdiri kembali, tragedi itu terjadi.

William sempat menunggu sebentar sebelum membantunya berdiri, namun setelah melangkah empat kali, Kendal meminta berhenti. "Setelah itu, Kendal merasa lemas dan William memeriksa bahwa tidak ada denyut nadi sebelum pasangannya itu meninggal dalam pelukannya. 'Semuanya terjadi dalam waktu delapan detik,'" kata William Howe.

Kendal Ascher memiliki rekam jejak karier yang panjang dan mengesankan di Estée Lauder, yakni selama lebih dari 25 tahun. Sosoknya dikenal luas di kalangan industri kecantikan berkat dedikasinya yang tinggi.