JAKARTAHYPE.COM - Fenomena mengejutkan terjadi di jagat media sosial Instagram baru-baru ini, di mana sejumlah akun selebritas papan atas mengalami penurunan jumlah pengikut secara signifikan. Kejadian ini dipicu oleh langkah besar yang diambil oleh Meta, induk perusahaan Instagram, dalam melakukan pembersihan massal terhadap akun-akun yang tidak aktif.

Peristiwa ini menempatkan bintang reality TV Kylie Jenner sebagai salah satu figur yang paling terdampak dalam pembaruan platform tersebut. Menurut catatan yang dihimpun oleh BPT Scans, Jenner dilaporkan kehilangan pengikut dalam jumlah yang fantastis, mencapai hampir 15 juta akun.

Bukan hanya Jenner, pesepak bola dunia ternama juga turut merasakan dampak dari kebijakan pembersihan akun ini. Celebrity Radar mengungkapkan bahwa Lionel Messi dan Christiano Ronaldo masing-masing kehilangan jutaan pengikut mereka.

Secara spesifik, Ronaldo tercatat kehilangan sebanyak 8 juta pengikut, sementara Messi mengalami pengurangan sekitar 4 juta pengikut dari akun Instagram mereka. Hal ini menunjukkan skala pembersihan yang dilakukan oleh Meta menyentuh lapisan pengguna dengan basis pengikut terbesar di dunia.

Sejumlah nama besar lainnya dalam industri hiburan global juga terpantau mengalami penyusutan jumlah pengikut dalam proses ini. Beberapa di antaranya adalah anggota girl group Blackpink, serta penyanyi populer seperti Taylor Swift, Ariana Grande, Selena Gomez, dan Justin Bieber.

Penyebab utama dari penurunan drastis ini dijelaskan langsung oleh Meta sebagai bagian dari proses rutin penghapusan akun bot dan akun yang sudah lama tidak aktif. Langkah ini bertujuan untuk menjaga integritas dan keaslian data pengguna di platform Instagram.

Meta memberikan klarifikasi resmi mengenai kebijakan pembersihan ini, menekankan bahwa pengurangan ini hanya menargetkan akun non-aktif. "Sebagai bagian dari proses rutin menghapus akun tidak aktif, sejumlah akun Instragram mungkin melihat pembaruan pada jumlah pengikut," jelas Meta.

Lebih lanjut, pihak Meta memastikan bahwa pengguna yang aktif tidak perlu khawatir akan kehilangan koneksi mereka. "Pengikut aktif tetap tidak terpengaruh dan setiap akun yang ditangguhkan telah dipulihkan akan dimasukkan dalam hitungan setelah verifikasi," ujar Meta, dikutip dari Financial Express, Minggu (10/5/2026).

Fenomena ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna media sosial dalam beberapa waktu terakhir. Banyak pengguna menyadari adanya perubahan mencolok pada jumlah pengikut akun-akun besar yang mereka ikuti.