JAKARTAHYPE.COM - Pejabat baru di Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung, baru-baru ini melakukan kunjungan resmi ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kunjungan ini memiliki agenda spesifik, yaitu menjalin komunikasi antara pemerintah pusat dan para tokoh agama di Indonesia.
Kunjungan ini dilaksanakan dalam konteks penugasan baru yang diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Dudung. Tugas utama Dudung adalah memastikan adanya saluran komunikasi yang efektif antara eksekutif dan lingkungan keagamaan.
Secara spesifik, Dudung datang ke MUI untuk menyerap berbagai aspirasi dan pandangan dari para ulama terkemuka yang hadir. Aspirasi tersebut nantinya akan dilaporkan secara rinci kepada Presiden Prabowo Subianto.
Kunjungan ini terjadi pada hari Rabu, tanggal 6 Mei 2026, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendengarkan masukan dari komunitas agama. Hal ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan.
Duduk menjelaskan bahwa kunjungannya ini merupakan sebuah langkah awal dalam menjalankan mandat barunya di lingkungan pemerintahan. Ia menekankan pentingnya pertemuan tatap muka dengan para pemuka agama.
"Ya, ini silaturahmi ini sangat luar biasa kalau menurut saya, makanya saya hadir karena saya satu sisi pejabat baru sebagai Kantor Staf Presiden (KSP) yang bisa mewakili pemerintah," kata Dudung dalam keterangan pers.
Pernyataan tersebut menegaskan posisi Dudung sebagai representasi resmi pemerintah dalam kapasitasnya sebagai pejabat KSP yang baru. Kehadirannya bertujuan untuk memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah dan pandangan keagamaan.
Dikutip dari media, pertemuan ini diharapkan dapat menjadi wadah dialog konstruktif mengenai berbagai isu strategis yang dihadapi bangsa saat ini. Hal ini sejalan dengan mandat untuk menjembatani kepentingan pemerintah dan tokoh agama.