JAKARTAHYPE.COM - Crystal Palace dijadwalkan akan menjamu Arsenal dalam pertandingan terakhir Liga Inggris musim ini di Selhurst Park pada hari Minggu, 24 Mei mendatang. Pertandingan ini diprediksi tidak akan berjalan dengan tensi tinggi seperti laga-laga sebelumnya.

Arsenal sendiri telah resmi mengunci gelar juara Liga Inggris pada pekan ke-37. Kepastian ini didapatkan setelah mereka berhasil menaklukkan Burnley dan dibantu oleh hasil imbang Manchester City saat menghadapi Bournemouth.

Dengan demikian, tidak ada lagi perebutan poin krusial terkait perebutan titel juara yang menjadi fokus utama kedua tim. Tensi persaingan di akhir musim dipastikan akan menurun secara drastis dalam duel ini.

Di kubu tuan rumah, Crystal Palace juga dilaporkan sudah tidak memiliki kepentingan signifikan lagi di klasemen akhir Liga Inggris. Posisi mereka sudah aman dari ancaman zona degradasi dan juga tidak memiliki peluang untuk lolos ke kompetisi Eropa melalui jalur peringkat liga.

Justru, kedua klub kini memiliki agenda yang lebih besar dan lebih penting pasca pertandingan pekan terakhir Liga Inggris tersebut. Kedua tim sama-sama tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi laga final di kompetisi Eropa masing-masing.

Crystal Palace dijadwalkan akan bertanding di final Conference League menghadapi Rayo Vallecano. Duel penting tersebut dijadwalkan akan diselenggarakan pada hari Rabu, 27 Mei waktu setempat.

Sementara itu, Arsenal juga memiliki agenda bersejarah menanti, yakni laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG). Pertandingan penentuan bagi The Gunners itu baru akan digelar pada hari Sabtu, 30 Mei.

Kondisi ini membuka peluang sangat besar bagi kedua tim untuk melakukan rotasi pemain secara signifikan. Ada kemungkinan besar bahwa manajer akan memilih untuk menyimpan para pemain andalan mereka demi menjaga kebugaran.

"Arsenal bisa saja menurunkan pemain cadangan untuk menghadapi Crystal Palace," konteks ini muncul mengingat prioritas kedua tim kini beralih sepenuhnya ke partai final Eropa. Hal ini disampaikan oleh AFP/BEN STANSALL melalui foto yang menyertai berita tersebut.