JAKARTAHYPE.COM - Hari Arafah, yang jatuh setiap tanggal 9 bulan Zulhijah, merupakan momen sangat istimewa dalam kalender Islam karena dianggap sebagai hari di mana pintu rahmat dan pengampunan Allah SWT terbuka lebar. Pada hari yang mulia ini, Allah SWT dikabarkan membebaskan hamba-Nya dari api neraka, menjadikannya kesempatan emas bagi umat Muslim.
Bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, terdapat amalan khusus yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan guna meraih pahala yang luar biasa besar. Amalan ini menjadi sarana utama untuk meningkatkan kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta pada hari yang penuh berkah tersebut.
Salah satu anjuran utama adalah memperbanyak zikir, khususnya zikir yang mengandung nilai tauhid paling agung, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW. Zikir ini dianggap sebagai bentuk pengakuan tertinggi atas keesaan Allah SWT.
"Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah: 'Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qadir'," (HR. Tirmidzi) ujar sebuah riwayat.
Selain zikir, umat Muslim juga dianjurkan untuk giat membaca Al-Qur'an, terutama surat-surat yang menegaskan keesaan Allah dan kekuasaan-Nya. Surat Al-Ikhlas sangat disarankan untuk dibaca sebagai penegasan tauhid.
Para ulama juga menganjurkan pembacaan Surat Al-Mulk sebagai permohonan perlindungan dari siksa kubur, dan Surat Al-Kahfi apabila Hari Arafah bertepatan dengan hari Jumat. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan manfaat spiritual dari hari tersebut.
Mengingat Hari Arafah adalah hari penuh pengampunan, memperbanyak istighfar menjadi amalan krusial yang harus dilakukan oleh setiap Muslim. Hal ini bertujuan memohon ampunan atas segala dosa, baik yang disadari maupun yang tidak disengaja.
Waktu yang dianggap paling mustajab (mustajab) untuk memanjatkan doa adalah periode setelah salat Asar hingga menjelang waktu Magrib. Rasulullah SAW secara spesifik menyebutkan bahwa waktu ini sangat istimewa bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Puasa pada Hari Arafah sendiri memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang, sebagaimana ditegaskan oleh Rasulullah SAW.