JAKARTAHYPE.COM - Kenyang secara fisik, namun pikiran terasa masih terus memikirkan makanan? Fenomena ini sering dialami banyak orang, menciptakan kegelisahan meskipun perut sudah terisi penuh.
Sensasi mental yang terus-menerus memikirkan makanan ini dapat termanifestasi dalam perilaku tanpa sadar, seperti mengakses aplikasi pesan antar makanan secara otomatis.
Bahkan, sebelum sarapan sempat dinikmati, seseorang mungkin sudah menghabiskan waktu menelusuri berbagai menu makanan di platform media sosial populer seperti TikTok.
Aktivitas mental yang intensif dan berulang terkait urusan konsumsi makanan ini memiliki terminologi spesifik dalam psikologi dan nutrisi, yaitu 'food noise' atau kebisingan makanan.
Istilah 'food noise' merujuk pada kondisi gangguan kognitif yang memiliki keterkaitan erat dengan pola makan dan kebiasaan konsumsi seseorang sehari-hari.
Dikutip dari MEDIAKOMPETEN.CO.ID, fenomena ini menunjukkan adanya aktivitas pikiran yang terus-menerus terdistraksi oleh berbagai hal yang berkaitan dengan makanan.
"Pernahkah Anda merasa kenyang secara fisik, namun benak Anda seolah masih 'berteriak' untuk terus mengonsumsi makanan?" ini menggarisbawahi inti dari permasalahan yang muncul, menurut sumber tersebut.
Kondisi ini merupakan gangguan kognitif yang signifikan karena secara langsung memengaruhi kemampuan seseorang untuk fokus pada tugas lain setelah makan, ujar sumber berita tersebut.
Gangguan ini menunjukkan bahwa hubungan antara pikiran dan makanan tidak selalu sejalan dengan kebutuhan fisik tubuh saat itu, perlu adanya kesadaran lebih lanjut.