JAKARTAHYPE.COM - Jerawat yang muncul di wajah saja sudah cukup membuat frustrasi, namun kemunculannya di area punggung seringkali menambah tingkat stres tersendiri bagi banyak orang. Kondisi ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia dan seringkali disebabkan oleh penumpukan minyak alami tubuh.

Apa sebenarnya yang menyebabkan munculnya jerawat di punggung atau yang sering disebut bacne? Jerawat terbentuk ketika minyak alami kulit, yang disebut sebum, bersama dengan sel-sel kulit mati menumpuk dan menyumbat folikel rambut. Penyumbatan ini kemudian memicu peradangan dan pembentukan jerawat.

Area punggung memiliki karakteristik kulit yang cenderung lebih tebal dibandingkan area wajah, sehingga potensi pori-pori tersumbat menjadi lebih tinggi. Hal ini disampaikan oleh seorang dokter kulit mengenai kerentanan area tersebut.

"Kulit di punggung kita sangat tebal, sehingga potensi pori-pori tersumbat sangat tinggi," kata dokter kulit Dr. Justine Kluk kepada Marie Claire.

Salah satu langkah penanganan yang direkomendasikan adalah penggunaan sabun mandi yang mengandung bahan aktif seperti benzoil peroksida. Bahan ini efektif dalam membunuh bakteri penyebab jerawat serta mengurangi peradangan yang terjadi.

Selain itu, kandungan salicylic acid juga sangat membantu dalam membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mengatasi komedo yang terbentuk di punggung. Kombinasi bahan aktif ini menjadi kunci perawatan awal yang disarankan oleh para dermatolog.

Kebersihan setelah aktivitas fisik menjadi aspek penting, di mana mandi segera setelah berkeringat sangat ditekankan. Keringat yang bercampur dengan pakaian ketat dikhawatirkan dapat memperparah kondisi jerawat punggung yang sudah ada.

Dermatolog juga menyarankan agar segera mengganti pakaian setelah berkeringat, baik itu setelah berolahraga, melakukan perjalanan jauh, atau saat cuaca sedang sangat panas. Penundaan penggantian pakaian dapat memicu masalah kulit lebih lanjut.

Gesekan dari berbagai perlengkapan seperti ransel, sport bra, atau jaket yang terlalu ketat, terutama yang terbuat dari bahan tidak menyerap keringat, dapat memicu kondisi yang dikenal sebagai acne mechanica. Untuk meminimalisir hal ini, disarankan memilih pakaian berbahan katun atau bahan breathable lainnya.