JAKARTAHYPE.COM - Masa kehamilan seringkali mendorong para wanita untuk menjadi lebih teliti dalam memilih produk perawatan kulit yang digunakan sehari-hari. Banyak ibu hamil mulai melakukan peninjauan mendalam terhadap setiap komposisi skincare demi menjamin keamanan bagi diri sendiri dan janin yang dikandung.

Salah satu bahan yang belakangan ini sangat populer dalam industri kecantikan adalah glutathione, sebuah antioksidan yang sering diklaim mampu memberikan efek pencerahan kulit serta mencegah munculnya tanda-tanda penuaan. Namun, muncul pertanyaan krusial: benarkah glutathione dalam produk perawatan kulit aman untuk dikonsumsi atau diaplikasikan oleh ibu hamil?

Glutathione sejatinya merupakan antioksidan alami yang secara endogen diproduksi di dalam tubuh manusia, dengan konsentrasi tertinggi ditemukan di hati dan sel-sel saraf. Zat ini memegang peranan vital dalam mendukung proses detoksifikasi tubuh, memperkuat sistem imun, sekaligus melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Dalam konteks dermatologi, popularitas glutathione meningkat karena kemampuannya menghambat aktivitas enzim tirosinase, yakni enzim yang bertanggung jawab atas produksi melanin. Oleh karena itu, kandungan ini sangat erat kaitannya dengan klaim untuk mencerahkan atau memutihkan warna kulit.

Saat ini, glutathione dapat ditemui dalam beragam formulasi produk kecantikan, mulai dari serum, sabun wajah, krim, hingga beragam suplemen dan terapi infus yang ditawarkan di klinik. Popularitas bahan ini didorong oleh strategi pemasaran yang menonjolkan statusnya sebagai antioksidan alami.

Para pakar dermatologi berpendapat bahwa penyerapan bahan aktif melalui kulit yang sehat umumnya relatif rendah. Oleh sebab itu, glutathione dalam bentuk topikal yang dijual secara komersial dianggap relatif aman untuk digunakan selama periode kehamilan maupun masa menyusui.

Meskipun demikian, para ahli kesehatan tetap menyarankan ibu hamil agar selalu melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mulai menggunakan produk yang mengandung glutathione. Hal ini penting karena formulasi produk seringkali menggabungkan glutathione dengan bahan aktif lain seperti vitamin C, niacinamide, atau hyaluronic acid yang memerlukan penyesuaian kondisi spesifik ibu.

Bagaimana dengan suplemen glutathione yang dikonsumsi secara oral? Di Amerika Serikat, glutathione oral termasuk dalam kategori GRAS (Generally Recognized as Safe) atau dianggap aman untuk dikonsumsi masyarakat umum.

"Sampai saat ini, bukti ilmiah yang tersedia masih sangat terbatas sehingga keamanan penggunaan glutathione oral selama kehamilan maupun menyusui belum dapat dipastikan," tegas para ahli mengenai konsumsi suplemen oral.