JAKARTAHYPE.COM - Program televisi Korea Selatan, MBC, melalui acara mereka yang berjudul Hidden Eye, telah secara resmi mengeluarkan permohonan maaf kepada Hyunjin dari grup idola Stray Kids beserta seluruh penggemarnya. Permintaan maaf ini dilakukan menyusul adanya kesalahan fatal dalam penayangan salah satu episode mereka.

Kesalahan tersebut terletak pada penggunaan foto masa kecil Hyunjin Stray Kids yang ditayangkan secara keliru saat membahas sebuah kasus pembunuhan tragis. Insiden ini menjadi sorotan publik setelah ketidaksesuaian tersebut terungkap beberapa waktu setelah penayangan aslinya.

Peristiwa ini bermula pada Desember 2025, ketika tim produksi Hidden Eye menayangkan episode yang mengulas kasus pembunuhan seorang wanita muda yang terjadi pada tahun 2024 silam. Dalam segmen dokumenter tersebut, tim produksi secara tidak sengaja menayangkan foto bayi Hyunjin Stray Kids.

Pembawa acara dalam program tersebut dilaporkan tidak menyadari bahwa foto bayi yang ditampilkan bukanlah foto korban kasus yang sedang dibahas, melainkan foto dari anggota Stray Kids tersebut. Kesalahan ini baru terdeteksi beberapa bulan kemudian oleh seorang penggemar setia Hyunjin.

Seorang penggemar Hyunjin Stray Kids yang mengikuti program tersebut merasa kejanggalan dan segera menegur tim produksi Hidden Eye atas penggunaan foto idolanya sebagai ilustrasi korban pembunuhan. Foto yang dipermasalahkan menunjukkan Hyunjin kecil yang tampak menggemaskan sedang berbaring di tempat tidur dengan boneka beruang berwarna biru.

Menanggapi teguran keras dari para penggemar, tim produksi Hidden Eye akhirnya merilis pernyataan resmi permintaan maaf mereka pada hari Selasa, 26 Mei 2026. Permintaan maaf ini ditujukan kepada Hyunjin Stray Kids, para penggemar, dan seluruh penonton setia program tersebut atas kekeliruan yang terjadi.

Tim produksi Hidden Eye kemudian menjelaskan kronologi mengapa foto tersebut bisa termuat dalam tayangan mereka. Mereka mengklaim bahwa foto bayi Hyunjin tersebut ditemukan di dalam ponsel milik korban yang menjadi subjek liputan kasus pembunuhan tersebut.

"Saat memproduksi episode tersebut, kami menggunakan foto-foto yang tersimpan di dalam ponsel yang digunakan korban semasa hidup," jelas tim produksi Hidden Eye. Mereka menambahkan bahwa dalam proses verifikasi, mereka salah mengidentifikasi foto tersebut sebagai foto masa kecil korban.

"Selama proses ini, kami salah mengidentifikasi foto masa kecil Hyunjin Stray Kids sebagai foto korban dan secara keliru menggunakannya," lanjut pernyataan tersebut. Kesalahan identifikasi ini menjadi akar permasalahan penayangan foto idol tersebut.