JAKARTAHYPE.COM - Sebuah kabar mengejutkan mengguncang bursa transfer Liga Primer Inggris menjelang periode mendatang. Media The Athletic melaporkan adanya minat serius dari Manchester City untuk memperkuat lini tengah mereka.
Target utama yang kini menjadi sorotan publik adalah Enzo Fernández, gelandang asal Argentina yang saat ini bermain untuk Chelsea. Ketertarikan ini muncul di tengah situasi kurang harmonis antara pemain dan klubnya.
Situasi ini dipicu oleh pernyataan publik yang dibuat oleh Fernández yang kemudian mengakibatkan dirinya harus menjalani hukuman internal dari klub. Pemain tersebut diketahui sempat memberikan komentar kontroversial mengenai tempat tinggal idamannya di masa depan.
Pernyataan krusial tersebut diungkapkan sang pemain saat berinteraksi dengan seorang streamer asal Argentina. Dalam kesempatan itu, ia secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk menetap di ibu kota Spanyol.
"Saya ingin sekali tinggal di Madrid," demikian pernyataan yang disampaikan oleh Enzo Fernández kepada seorang streamer Argentina, seperti yang dikutip dari The Athletic.
Akibat dari pernyataan tersebut, Liam Rosenior, yang baru saja diberhentikan dari posisinya sebagai pelatih, mengambil tindakan tegas. Rosenior menjatuhkan sanksi skorsing dua pertandingan sebagai bentuk denda atas dianggapnya kurang menghormati klub.
"Pernyataan tersebut membuat Liam Rosenior, yang baru saja diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih, menskors dia selama dua pertandingan sebagai denda karena dianggap tidak menghormati klub tempatnya bermain saat ini," ujar sumber berita tersebut.
Kabar terbaru mengindikasikan bahwa Manchester City kini bergabung dalam daftar klub elite Eropa yang mengincar jasa mantan pemain River Plate tersebut. Selain The Citizens, Real Madrid juga disebut-sebut memiliki minat kuat terhadap Enzo.
Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Fernández diprediksi akan sangat ketat, terutama dengan Real Madrid yang berambisi melakukan perombakan besar-besaran pasca musim yang mengecewakan. Mereka membutuhkan penyegaran substansial pada skuad dan kemungkinan juga pada jajaran staf kepelatihan.