JAKARTAHYPE.COM - Koleksi terbaru Louis Vuitton untuk musim Pre-Fall 2026 telah diperkenalkan dalam sebuah presentasi eksklusif di lantai 28 gedung perkantoran Sentral Senayan II, Jakarta. Acara tersebut diselimuti oleh cahaya matahari yang hangat, menciptakan suasana harmonis sejalan dengan nuansa lembut yang dihadirkan dalam setiap busana.

Presentasi dibuka dengan sebuah instalasi tiga manekin yang langsung menarik perhatian, di mana salah satu look berwarna beige menjadi sorotan utama. Tampilan tersebut menampilkan atasan bergaya blus blazer dengan siluet tajam yang diperkuat oleh detail peplum.

Detail peplum, yang berfungsi seperti rok tambahan di bagian pinggang, secara efektif memberikan aksentuasi visual yang membuat proporsi torso pemakai terlihat lebih seimbang. Bawahan yang menyertainya berupa rok A-line menciptakan efek bertumpuk yang harmonis dengan struktur peplum di bagian atas.

Nicolas Ghesquiere, sang perancang utama, disebut telah mengubah pendekatan estetikanya untuk koleksi kali ini. Estetika yang biasanya cenderung edgy, bold, dan arsitektural kini diperhalus melalui pemilihan palet warna yang lebih kalem dan siluet yang lebih lunak, termasuk integrasi elemen peplum.

Tampilan pembuka tersebut secara tegas mengukuhkan prediksi bahwa peplum akan mendominasi tren fashion setidaknya untuk satu tahun ke depan. Selain itu, koleksi ini juga menawarkan variasi lain, seperti busana bergaya athleisure yang juga diperkaya sentuhan peplum.

Salah satu contoh athleisure yang ditampilkan adalah sweatshirt abu-abu yang dipadukan dengan rok pendek, serta tas Pochette Hills yang diberikan penyegaran melalui material jacquard bertekstur dengan monogram baru.

Tren peplum sejatinya sempat mencapai puncak popularitasnya pada era 2010-an, namun kini dihidupkan kembali oleh para desainer kontemporer dengan eksplorasi gaya yang lebih mendalam, sebagaimana ditunjukkan oleh Ghesquiere. "Ia sebenarnya sudah memberikan 'kode' tersebut lewat gaun berpeplum ekstrem yang membungkus tubuh aktris Emma Stone di Oscars 2024," papar penyelenggara acara.

Kembalinya popularitas peplum dikaitkan dengan pergeseran fokus industri fashion yang kini lebih menitikberatkan pada pembentukan siluet yang jelas. Desain peplum kontemporer hadir dengan struktur yang lebih tegas dan bersih, seringkali dipadukan dengan elemen seperti korset atau tailoring khas blazer.

Selain menawarkan keindahan visual, peplum juga dianggap sebagai "statement piece" yang sangat fungsional. Hal ini disebabkan karena satu item busana berdetail peplum sudah cukup untuk menciptakan penampilan yang menonjol tanpa memerlukan lapisan pakaian yang berlebihan.