JAKARTAHYPE.COM - Maskapai penerbangan Lion Air secara resmi telah meluncurkan layanan penerbangan langsung dari Indonesia menuju Arab Saudi untuk musim haji dan umrah mendatang. Rute baru ini menghubungkan Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam (BTH) dengan Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah (JED).

Layanan perdana ini dirancang secara khusus untuk melayani kebutuhan perjalanan ibadah umrah musim 1448 Hijriah atau tahun 2026. Pembukaan rute ini diharapkan dapat memberikan kemudahan signifikan bagi calon jemaah.

Keuntungan utama dari rute non-stop ini adalah kemudahan bagi jemaah yang berasal dari wilayah geografis yang luas, meliputi Kepulauan Riau, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, hingga Jambi. Mereka kini tidak perlu lagi melakukan transit di kota lain untuk menuju Tanah Suci.

Penerbangan komersial perdana untuk rute strategis ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2026 mendatang. Antusiasme terlihat jelas sejak pagi hari di Bandara Hang Nadim Batam menjelang keberangkatan perdana tersebut.

Suasana di Bandara Hang Nadim Batam pada hari penerbangan perdana dipenuhi oleh calon jemaah yang bersiap untuk memulai perjalanan suci mereka ke Jeddah. Kehadiran jemaah menunjukkan tingginya minat masyarakat di wilayah tersebut.

Jemaah yang memanfaatkan fasilitas penerbangan langsung ini datang dari berbagai kota dan kabupaten di sekitar wilayah operasional. Mereka berasal dari Batam, Tanjungpinang, Karimun, Pekanbaru, Dumai, Pangkalpinang, dan sejumlah kota lainnya di Sumatera.

Untuk mendukung operasional rute jarak jauh ini, Lion Air menugaskan pesawat berbadan lebar Airbus A330 sebagai armada utama. Pesawat ini dikenal memiliki kapasitas yang besar dan dirancang untuk kenyamanan penerbangan jarak jauh.

Pesawat Airbus A330 yang digunakan memiliki konfigurasi kursi kelas ekonomi dengan total kapasitas mencapai 436 penumpang. Kapasitas ini menunjukkan komitmen maskapai dalam mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan umrah.

Dilansir dari sumber berita mengenai pembukaan layanan ini, disebutkan bahwa "Layanan ini memudahkan keberangkatan jemaah dari Kepulauan Riau, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, hingga Jambi tanpa perlu transit." Hal ini menegaskan fokus pada efisiensi waktu perjalanan jemaah.