JAKARTA, JakartaHype.com – Emiten energi terbarukan, PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), resmi mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (8/4/2026). Dalam rapat tersebut, perseroan melaporkan pertumbuhan kinerja yang signifikan dengan lonjakan laba bersih mencapai 52,9 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY).

Komisaris Utama Arkora Hydro, Arya Pradana Setiadharma, memaparkan bahwa perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp343,3 miliar sepanjang 2025, atau meningkat 43,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan produksi listrik sebesar 56,1 persen menjadi 151,8 MWh, seiring mulai beroperasinya Proyek Yaentu.

"Kinerja operasional yang cemerlang membawa pertumbuhan laba bersih sebesar 52,9 persen menjadi Rp63,9 miliar. Margin laba bersih perseroan juga meningkat menjadi 18,6 persen," ujar Arya dalam keterangan resminya pada Jumat (10/4/2026).

Selain kinerja keuangan, RUPST menyoroti capaian strategis perseroan dalam meraih Perjanjian Jual Beli Listrik (Power Purchase Agreement/PPA) untuk Proyek Pongbembe berkapasitas 20 MW. Proyek ini menjadi pembangkit listrik keenam sekaligus yang terbesar bagi ARKO. Proyek Pongbembe diproyeksikan mulai beroperasi pada 2030 dengan estimasi produksi 97.218 MWh per tahun yang akan diserap sepenuhnya oleh PLN.

Dari sisi keberlanjutan, ARKO terus memperkuat kontribusinya terhadap target Net Zero Emission 2060. Sepanjang 2017 hingga 2025, perseroan telah mereduksi emisi sekitar 277.241 ton CO2eq. Angka ini diperkirakan akan bertambah 181.503 ton CO2eq per tahun setelah Proyek Tomoni dan Pongbembe beroperasi penuh.

Perubahan Struktur Manajemen

Dalam kesempatan yang sama, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. RUPST menerima pengunduran diri Iwan Hadiantoro dari jabatan Komisaris dan Boy Gemino Kalauserang dari jabatan Direktur sehubungan dengan penugasan keduanya di Grup Astra.

Sebagai penggantinya, perseroan mengangkat Chinthya Theresa sebagai Komisaris dan Terry Tando sebagai Direktur. Keduanya juga merupakan profesional yang berasal dari Grup Astra. Direktur Utama Arkora Hydro, Aldo Artoko, menyampaikan apresiasi atas dedikasi pejabat sebelumnya dan berharap formasi baru ini dapat memperkuat tata kelola serta keberlanjutan kinerja perusahaan.

Berikut adalah susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi PT Arkora Hydro Tbk: