JAKARTAHYPE.COM - Penurunan berat badan yang sehat dan berkelanjutan ternyata tidak selalu memerlukan diet ekstrem atau olahraga berat, melainkan fokus pada perubahan kebiasaan kecil yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Hal ini disampaikan oleh sejumlah ahli gizi dan pelatih kebugaran dalam berbagai kesempatan.

Sejumlah pakar berbagi pandangan mengenai kebiasaan sederhana yang dinilai lebih efektif membantu proses penurunan berat badan secara alami. Mereka menekankan bahwa keberlanjutan jauh lebih penting daripada intensitas awal yang tinggi.

Ahli gizi Danielle Crumble Smith memberikan panduan bahwa target penurunan berat badan yang aman adalah sekitar 0,5 hingga 1 kilogram per minggu. Target ini dianggap lebih realistis dan meminimalkan risiko kegagalan.

"Menurunkan berat badan bukan tentang melakukan hal ekstrem, tetapi membangun hubungan yang sehat dan berkelanjutan dengan makanan dan aktivitas fisik," ujar Danielle Crumble Smith, Ahli Gizi.

Terkait aktivitas fisik, pelatih kebugaran Kami Blease menyarankan untuk tidak langsung memaksakan diri berolahraga setiap hari. Memulai dengan langkah kecil dapat mencegah kelelahan dini yang sering terjadi.

"Mulailah lebih kecil dari yang dibayangkan. Banyak orang terlalu bersemangat di awal lalu akhirnya kelelahan dan berhenti," kata Kami Blease, Pelatih Kebugaran.

Contoh perubahan kecil dalam aktivitas fisik bisa berupa naik tangga, berjalan kaki selama istirahat makan siang, atau melakukan peregangan ringan seperti plank selama beberapa menit di pagi hari.

Jalan kaki selama 30 menit setiap hari dianggap sebagai metode kardio yang sangat realistis untuk membantu pembakaran kalori tanpa memberikan beban berlebihan pada tubuh. Hal ini disampaikan oleh Tatyana Johnston, mantan pelatih Nike.

"Berjalan kaki lebih mudah dipertahankan karena tidak terlalu berat dan bisa dilakukan hampir siapa saja," jelas Tatyana Johnston, Mantan Pelatih Nike dan Spesialis Kebugaran Lululemon.