• JAKARTAHYPE.COM -

Pada 16 Juli 2026, sebuah unit SUV BYD Tang menjadi sorotan publik di Shenyang, China, setelah mengalami insiden saat melintasi genangan air yang cukup dalam. Kejadian ini segera memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet mengenai ketangguhan kendaraan listrik secara umum.

Peristiwa yang terekam tersebut menunjukkan sebuah komponen besar berbahan logam terlepas dari bagian bawah mobil listrik tersebut. Mobil BYD Tang itu terlihat berhenti di tengah area yang tergenang banjir, dengan lampu hazard yang menyala sebagai tanda peringatan.

Insiden ini terjadi di Shenyang, sebuah kota di China, pada tanggal 16 Juli 2026. Lokasi spesifiknya adalah di sebuah area yang sedang dilanda banjir, menyebabkan ketinggian air cukup signifikan untuk mengganggu lalu lintas kendaraan.

Hal yang menjadi perhatian utama adalah terlepasnya sebuah komponen besar berbahan logam. Komponen ini terlihat terlepas dari bagian bawah kendaraan, menimbulkan pertanyaan mengenai integritas struktural mobil tersebut dalam kondisi ekstrem.

Saat kejadian, mobil tersebut berhenti mendadak di tengah genangan air. Lampu hazard yang menyala menunjukkan adanya upaya pengemudi untuk memberi tanda kepada pengendara lain mengenai situasi yang dialaminya.

Penyebab pasti terlepasnya komponen tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Namun, spekulasi awal mengarah pada kemungkinan komponen tersebut tidak mampu menahan tekanan air yang tinggi atau terbentur benda asing di bawah permukaan banjir.

"Terlepasnya sebuah komponen besar berbahan logam dari bagian bawah mobil," demikian deskripsi singkat kejadian yang beredar luas di platform daring. Hal ini memicu diskusi tentang ketahanan mobil listrik.

Kejadian ini memicu berbagai spekulasi mengenai kualitas produk BYD, terutama ketahanan kendaraan listrik mereka dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem seperti banjir. Diskusi di dunia maya pun menjadi ramai.