JAKARTAHYPE.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya mencatat antusiasme yang tinggi pada penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT Awards) ke-52 tahun 2026. Data per Senin, 27 April 2026, menunjukkan total 648 karya jurnalistik telah didaftarkan kepada panitia.

Karya-karya yang masuk meliputi beragam format media, di antaranya 65 karya TV streaming, 110 TV terestrial, 173 karya teks, dan 32 infografis. Selain itu, terdapat pula satu karya radio (MP3), 20 tajuk rencana, serta 245 karya foto yang turut dilombakan.

Terdapat pula dua karya yang terdaftar dalam kategori khusus yang bertemakan "Menyongsong 5 Abad Jakarta". Kategori khusus ini dihadirkan sebagai respons terhadap momentum bersejarah perayaan ulang tahun Jakarta.

PWI Jaya dan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar audiensi untuk mematangkan persiapan acara ini. Pertemuan ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk mendorong partisipasi jurnalis dari berbagai platform media.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, bersama Ketua Panitia MHT 2026, Arman Suparman. Sementara dari Pemprov DKI Jakarta, diwakili oleh Shendy Adam selaku Ketua Subkelompok Layanan Hubungan Media.

Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, menyampaikan bahwa tingginya jumlah karya menegaskan posisi Anugerah M.H. Thamrin sebagai barometer penting dalam dunia jurnalistik nasional. "Anugerah ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang refleksi bagi insan pers untuk terus menghadirkan karya yang berkualitas, kritis, dan berpihak pada kepentingan publik, terutama dalam momentum besar menuju 5 abad Jakarta," ujar Kesit.

Ia melanjutkan bahwa peran pers dinilai sangat strategis dalam mengawal arah masa depan Jakarta sebagai kota global sekaligus merawat ingatan kolektif kota tersebut. "Peran pers sangat strategis dalam merawat ingatan kolektif kota sekaligus mengawal arah masa depan Jakarta sebagai kota global dan berbudaya," tambahnya.

Ketua Panitia Arman Suparman menjelaskan bahwa terdapat tujuh kategori utama dalam kompetisi tahun ini, mencakup tajuk rencana, teks, foto, infografis, video TV (terestrial dan streaming), serta radio. "Total ada tujuh kategori utama, yakni tajuk rencana, teks, foto, infografis, video TV (terestrial dan streaming), serta radio," jelas Arman.

Arman juga menggarisbawahi adanya kategori khusus feature dengan tema "menyongsong 5 abad Jakarta" sebagai kontribusi pers dalam mendokumentasikan perjalanan kota. "Selain itu, kami menghadirkan kategori khusus feature bertema ‘menyongsong 5 abad Jakarta’ sebagai bentuk kontribusi pers dalam mendokumentasikan perjalanan dan masa depan kota," jelas Arman.