JAKARTAHYPE.COM - Scott-Vincent Borba, sosok di balik kesuksesan raksasa kosmetik e.l.f. Cosmetics, mengejutkan publik dengan keputusan hidupnya yang sangat kontras. Ia memilih meninggalkan seluruh kekayaan dan karier cemerlangnya untuk menempuh jalan spiritual sebagai calon pastor Katolik di California.
Langkah berani ini diambil oleh pria berusia 52 tahun tersebut setelah ia merasa bahwa kesuksesan materi tidak mampu memberikan kebahagiaan sejati. Dikutip dari Wolipop, Borba kini telah mendonasikan seluruh aset pribadinya yang bernilai fantastis, termasuk rumah mewah dan mobil, kepada lembaga amal.
"Saya merasa seperti menjadi sosok representasi dari kehidupan yang serba mewah," ujar Scott-Vincent Borba saat mengenang masa lalunya sebagaimana dikutip dari ABC7.
Sebelumnya, Borba dikenal sebagai tokoh kunci yang mendirikan e.l.f. Cosmetics pada tahun 2004 hingga mencapai nilai bisnis sekitar Rp49 triliun. Meskipun sering bergaul dengan selebriti papan atas seperti Kim Kardashian, ia justru merasakan kelelahan emosional yang mendalam di balik gemerlap Hollywood.
"Saya pernah berada di sebuah pesta dan merasa sangat tidak bahagia, merasa kosong, dan sangat lelah karena hidup terasa seperti membakar lilin dari kedua sisi," ungkap Scott-Vincent Borba kepada New York Post.
Kekosongan batin tersebut menjadi titik balik bagi Borba untuk mulai mencari solusi melalui komunikasi spiritual yang lebih intens. Ia menyadari bahwa rutinitas kerja dan pesta yang tiada henti bukanlah jawaban atas pencarian makna hidup yang sebenarnya.
"Saya berdoa kepada Tuhan bahwa jika hidup hanya tentang bekerja dan berpesta lalu mati, maka itu bukan hidup yang disiapkan untuk saya, dan saya memohon bantuan-Nya untuk berubah," tutur Scott-Vincent Borba.
Awalnya, ia mengira perubahan cukup dilakukan dengan menyumbangkan sebagian hartanya, namun ia merasakan dorongan untuk melepaskan segala keterikatan materi secara total. Keputusan ini membawanya meninggalkan gaya hidup jetset menuju kehidupan yang jauh lebih bersahaja di lingkungan seminari.
"Tuhan meminta saya untuk melepaskan semuanya tanpa terkecuali," kata Scott-Vincent Borba menjelaskan alasan di balik aksi donasi seluruh hartanya.