JAKARTA, JakartaHype.com - Presenter kenamaan Ruben Onsu membagikan kisah menyentuh mengenai perjalanan spiritualnya di usia 43 tahun. Di tengah kesibukan dan berbagai dinamika hidup, Ruben secara terbuka menceritakan kegigihannya dalam mempelajari tata cara beribadah dan mendalami agama Islam.

Dalam sebuah pengakuannya, Ruben mengungkapkan bahwa faktor usia menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam hal daya ingat. Untuk menyiasati hal tersebut, ia menempelkan berbagai panduan doa dan urutan ibadah di beberapa sudut rumahnya agar lebih mudah dihafal.

"Aku semua keran rumah itu aku kasih tulisan urutan wudu, karena daya ingat kita sudah tidak bagus kan," ujar Ruben.

Tak hanya di keran air, Ruben juga menempatkan catatan doa di area privat seperti kamar tidur. Ia menempelkan panduan doa di langit-langit kamar agar tetap bisa mengingatnya sebelum beristirahat.

"Aku doa tidur saja ada di tiga titik. Kalau melihat surat itu, oh iya, salat doa tidur dulu baru tidur," tambahnya.

Selain perjuangan teknis dalam belajar ibadah, Ruben juga mengenang momen emosional saat berada di depan Ka'bah. Momen tersebut menjadi titik balik kepasrahan spiritualnya ketika ia merasa berada di titik terendah akibat berbagai persoalan hukum dan bisnis yang menderanya.

Ruben mengaku sempat merasa kehilangan kepercayaan terhadap sesama manusia saat menghadapi masa-masa sulit tersebut. Hal inilah yang mendorongnya untuk berserah diri sepenuhnya kepada Tuhan.

"Ya Allah, sudah tidak ada lagi yang saya tutupi. Saya manusia yang punya banyak dosa. Hanya Engkau yang berhak untuk menghakimi hamba, karena hamba sudah dalam tahap tidak percaya dengan manusia," ungkap Ruben dalam Podcast Helmy Yahya pada Rabu (29/4/2026)

Pengakuan jujur ini menunjukkan sisi lain dari seorang Ruben Onsu yang memilih untuk tetap gigih belajar dan menjadikan spiritualitas sebagai sandaran utama di tengah badai kehidupan.