JAKARTAHYPE.COM - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan sebuah momen personal yang ia jalani sebelum resmi mengemban tugas sebagai menteri. Ia mengaku pernah mencoba sebuah tradisi yang dikenal dengan 'masangin' di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Yogyakarta.
Ritual 'masangin' merupakan sebuah tradisi yang dipercaya oleh sebagian masyarakat memiliki kekuatan untuk mengabulkan permohonan. Dalam konteks ini, Purbaya Yudhi Sadewa turut serta dalam tradisi tersebut dengan harapan tertentu.
Saat melakukan ritual 'masangin' tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa memanjatkan sebuah keinginan mendalam di dalam hatinya. Ia secara khusyuk memohon agar cita-citanya untuk menjadi seorang menteri dapat terwujud.
Kisah ini diungkapkan oleh Purbaya Yudhi Sadewa pada acara Penyerahan Ekosistem Bekalista. Acara tersebut diselenggarakan di Sasana Hinggil Dwi Abad, yang berlokasi di Alun-alun selatan Keraton Yogyakarta.
Peristiwa penuturan kisah tersebut terjadi pada hari Kamis, 16 Juli, di sore hari. Momen ini menjadi kesempatan bagi Purbaya untuk berbagi pengalaman pribadinya kepada hadirin.
"Saat menjajal mitos 'masangin', Purbaya terus mengucap keinginannya di dalam hati, yaitu ingin menjadi menteri," ujar Purbaya Yudhi Sadewa. Ia menjelaskan bahwa fokusnya saat itu adalah pada cita-cita politiknya.
"Akhirnya, keinginan itu pun terkabul," kata Purbaya Yudhi Sadewa, menyiratkan bahwa ritual yang dilakukannya memiliki korelasi dengan posisinya saat ini sebagai menteri.
Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka membagikan pengalamannya ini. Ia berbicara blak-blakan mengenai detail percobaannya dalam menjalani tradisi 'masangin' yang populer di kalangan masyarakat Jogja.
Kisah ini memberikan pandangan unik mengenai sisi personal seorang pejabat publik. Pengalaman Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan bagaimana tradisi lokal dapat menjadi bagian dari perjalanan hidup seseorang.