JAKARTAHYPE.COM - Seorang nenek berusia 81 tahun yang berasal dari Arizona, Amerika Serikat (AS), baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah mengalami insiden tidak menyenangkan saat sedang melakukan siaran langsung (livestreaming) permainan Minecraft.
Nenek yang dikenal dengan nama samaran "GrammaCrackers" ini, atau bernama asli Sue Jacquot, melakukan aktivitas streaming tersebut bukan semata-mata untuk hiburan semata. Tujuan utamanya adalah menggalang dana melalui kanal YouTube pribadinya.
Dana yang dikumpulkan tersebut sangat krusial untuk membantu menutupi biaya pengobatan kanker yang sedang diderita oleh salah satu cucunya, Jack Self. Upaya mulia ini ternyata sukses menarik perhatian komunitas gamer yang luas.
Kanal YouTube milik Jacquot kini telah melampaui angka 600.000 pelanggan yang setia mengikuti kegiatannya. Ratusan ribu penggemar gamer secara rutin menyaksikan siaran langsung Jacquot bermain Minecraft bersama cucu-cucunya, termasuk Jack dan cucu lainnya, Austin Self.
Demi mencapai target penggalangan dana yang dibutuhkan, keluarga tersebut bahkan mengambil langkah ekstrem. Mereka mengadakan siaran langsung maraton selama 24 jam penuh yang berlangsung tanpa henti selama hampir 15 hari berturut-turut.
Menurut keterangan Nenek Jacquot, beban biaya pengobatan yang mesti ditanggung oleh keluarganya sungguh tidak sedikit. Hal ini mendorong mereka untuk melakukan upaya penggalangan dana secara masif.
"Dia sudah menjalani sekitar 200 kali kemoterapi dalam satu setengah tahun terakhir, dan itu menghasilkan tagihan yang sangat mahal yang tidak ditanggung perusahaan asuransi," kata Jacquot saat berbicara mengenai kondisi Jack kepada media lokal 12News.
Ironisnya, di tengah perjuangan mengumpulkan donasi untuk kesembuhan sang cucu, Jacquot justru harus menerima perlakuan yang tidak pantas berupa "prank" atau keisengan saat sedang melakukan siaran langsung permainannya.
Dilansir dari KOMPAS.com, insiden keisengan ini terjadi saat Jacquot tengah fokus menyumbangkan waktu dan tenaganya melalui platform digital untuk tujuan kemanusiaan tersebut.