JAKARTAHYPE.COM - Perhatian publik dunia kini tertuju pada seekor kerbau albino yang memiliki penampilan unik di Kebun Binatang Dhaka, Bangladesh. Hewan mamalia ini mendadak menjadi sorotan setelah penampilannya yang menyerupai tokoh politik dunia terkenal.
Kehidupan satwa ini mengalami perubahan signifikan dari ancaman menjadi kemewahan yang tak terduga. Awalnya, kerbau yang memiliki ciri fisik langka tersebut dijadwalkan untuk menjadi hewan kurban dalam perayaan Hari Raya Idul Adha yang baru saja berlalu.
Namun, nasibnya berubah drastis setelah serangkaian foto dirinya tersebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial. Penyebab utama kehebohan tersebut adalah susunan rambut di bagian kepala kerbau yang berwarna pirang.
Banyak warganet yang berpendapat bahwa gaya rambut kerbau albino tersebut sangat identik dengan gaya rambut mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kemiripan visual inilah yang menyelamatkan nyawa sang kerbau dari proses penyembelihan.
Popularitas yang mendadak ini sontak menarik perhatian luas dari masyarakat umum maupun pihak berwenang setempat. Fenomena viral ini menjadi titik balik penting dalam perjalanan hidup hewan tersebut yang sebelumnya terancam.
Sebagai respons atas perhatian publik yang besar, Pemerintah Bangladesh mengambil keputusan untuk melakukan intervensi penyelamatan. Keputusan ini bertujuan untuk mengamankan dan melestarikan kerbau langka yang kini menjadi sensasi nasional tersebut.
Akibat keputusan penyelamatan tersebut, kerbau albino istimewa ini akhirnya dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan terjamin. Lokasi barunya adalah Kebun Binatang Dhaka, tempat ia kini mendapatkan perlakuan khusus layaknya seorang figur publik.
Kehidupan barunya di kebun binatang sangat berbeda dari nasib yang seharusnya ia jalani. Dilansir dari sumber berita, kini kerbau tersebut mendapatkan perawatan istimewa, termasuk rutin disisir, dimandikan, hingga dikipasi agar tetap nyaman.
"Begitulah kehidupan baru seekor kerbau albino yang dijuluki 'Donald Trump' di kebun binatang Dhaka, Bangladesh," tulis sumber berita tersebut mengenai kondisi terkini hewan tersebut.