JAKARTAHYPE.COM - Pemerintah Yunani kini membuka peluang menarik bagi investor global yang mendambakan kepemilikan properti eksklusif berupa pulau pribadi. Penawaran ini memberikan kesempatan langka untuk memiliki sebidang tanah di tengah keindahan alam Mediterania.

Salah satu properti yang kini menjadi sorotan adalah Pulau Makri, yang ditawarkan dengan harga pembukaan yang relatif terjangkau jika dibandingkan dengan nilai aset sejenis. Harga lelang yang ditetapkan saat ini diklaim setara dengan harga sebuah kendaraan SUV baru di pasar otomotif.

Secara spesifik, pulau yang dijual tersebut adalah Pulau Makri, yang menawarkan potensi pengembangan signifikan bagi calon pemilik baru. Pulau ini memiliki daya tarik visual yang kuat, menjadikannya prospek investasi yang menggiurkan.

Awalnya, pulau indah ini dipatok pada harga pasar sebesar USD 9,2 juta ketika pertama kali diperkenalkan kepada publik. Namun, dinamika pasar kini membawa harga lelangnya turun drastis ke angka awal yang jauh lebih rendah.

Saat ini, harga penawaran lelang untuk Pulau Makri telah dimulai dari sekitar USD 286.000, yang jika dikonversi setara dengan kurang lebih Rp 506 jutaan. Informasi ini dirilis berdasarkan pemberitaan media internasional pada hari Sabtu (6/6/2026).

Keunikan Pulau Makri terletak pada statusnya yang masih perawan dari dampak pariwisata berlebihan atau overtourism. Pulau tersebut saat ini dilaporkan belum berpenghuni, menjanjikan privasi total bagi pemilik di masa depan.

Status eksklusif ini membuat Pulau Makri dijuluki sebagai "Mahkota Permata" bagi para investor yang mencari aset properti unik dan bernilai tinggi. Properti ini menawarkan latar belakang yang ideal untuk pengembangan pribadi maupun komersial yang terencana.

"Awalnya pulau itu dijual dengan harga USD 9,2 juta ketika pertama kali dipasarkan, namun sekarang harga lelang dimulai sekitar USD 286.000 atau sekitar Rp 506 jutaan," demikian dikutip dari New York Post pada Sabtu (6/6/2026).

Dijelaskan lebih lanjut mengenai kondisi alamnya, "Tak seperti pulau-pulau lain, Makri belum tersentuh oleh overtourism." Hal ini menggarisbawahi keaslian lingkungan yang masih terjaga di pulau tersebut.