JAKARTAHYPE.COM - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menggiatkan upaya strategis untuk memastikan industri fesyen Indonesia mampu bersaing secara kompetitif di pasar global. Fokus utama dari dorongan ini adalah percepatan adopsi transformasi digital dan pengintegrasian prinsip keberlanjutan dalam setiap lini produksi.

Upaya ini dilakukan mengingat sektor fesyen merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian kreatif nasional yang memiliki potensi pengembangan sangat besar. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memajukan sektor ini ke tingkat yang lebih tinggi.

Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, memberikan pandangan mengenai posisi strategis sektor ini. Beliau menekankan bahwa fesyen adalah salah satu tulang punggung ekonomi kreatif Indonesia yang menyimpan potensi luar biasa untuk tumbuh.

Salah satu tantangan mendesak yang diidentifikasi adalah perlunya adaptasi terhadap perubahan tren pasar internasional yang sangat cepat. Oleh karena itu, adopsi teknologi terkini menjadi sangat krusial untuk menjaga relevansi produk lokal.

"Sektor fesyen merupakan salah satu tulang punggung ekonomi kreatif Indonesia yang memiliki potensi besar," ujar Reni Yanita.

Lebih lanjut, Reni Yanita menyoroti pentingnya langkah konkret dalam memodernisasi proses produksi dan pemasaran. Hal ini bertujuan agar produk-produk fesyen buatan dalam negeri tidak tertinggal oleh perkembangan tren pasar global yang dinamis.

"Ia menyoroti pentingnya adopsi teknologi terkini agar produk lokal tidak ketinggalan dari tren pasar internasional," kata Plt. Dirjen IKMA Kemenperin tersebut.

Dorongan Kemenperin ini secara spesifik menyasar pada bagaimana industri dapat memanfaatkan platform digital untuk efisiensi operasional dan jangkauan pasar yang lebih luas. Digitalisasi juga diharapkan memfasilitasi transparansi dalam rantai pasok.

Selain digitalisasi, keberlanjutan atau sustainability juga menjadi mandat utama dalam strategi Kemenperin saat ini. Integrasi praktik ramah lingkungan diharapkan dapat meningkatkan citra dan daya tarik produk fesyen Indonesia di mata konsumen global yang semakin sadar lingkungan.